Virus Corona Membuat Perekonomian Dunia Lesu

Ekspor Indonesia ke Tiongkok merosot 12,07% menjadi USD 2,24 miliar. Penurunan tajam terjadi terutama pada ekspor minyak dan gas (migas) dan beberapa produk non-migas . Sedangkan tingkat impor turun sebesar 2,71% menjadi USD 4 miliar. Penurunan paling besar terjadi pada komoditas pertanian terutama buah-buahan, seperti apel dan anggur yang memang menjadi komoditas impor yang cukup besar. 

Namun ternyata bagi Indonesia, walau terjadi penurunan pada ekspor dan impor, corona membawa dampak positif juga. Salah satu dampak positif yang bisa didapatkan Indonesia adalah terbukanya peluang pasar ekspor baru selain China. Demikian menurut Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI IGP Wira Kusuma seperti dilansir Detik.com. Menurut Wira Kusuma, kehilangan peluang ekspor ke Cina akan membuat Indonesia menemukan peluang ekspor ke negara lainnya. Hal ini juga akan membuka peluang inovasi yang bersifat non tradisional.

Selain itu pemerintah akan dipaksa memprioritaskan untuk senantiasa fokus untuk memperkuat daya beli di dalam negeri ketimbang menarik keuntungan dari luar negeri. Dengan kata lain aka nada peluang untuk memperkuat ekonomi dalam negeri. Caranya adalah dengan menjaga inflasi, daya beli, dan keseimbangan pasar. 

Baca Juga  Dari Belajar Online Hingga Pengawasan Ketat, Ini Dampai Covid-19 Pada Sekolah Di Mojokerto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This