Tutorial Membuat Business Plan dengan Tepat


0
Spread the love
sumber : hanamera.com

Ada banyak orang meyakini bahwa yang paling penting dalam sebuah bisnis adalah dijalankan saja. Keyakinan tersebut tidak sepenuhnya salah. Hanya saja apabila menjalankan bisnis tanpa adanya rencana bukanlah perbuatan yang bijak. Untuk itu, sebelum memulai bisnis perlu adanya business plan. Business plan atau rencana bisnis merupakan sebuah pernyataan tertulis yang berisi tentang latar belakang, tujuan dari sebuah bisnis yang akan dijalankan beserta dengan cara untuk mencapai tujuan tersebut. Adanya business plan yang baik dapat memebrikan peluang yang besar bagi pebisnis untuk menarik minat investor atau mengajukan pinjaman kepada pihak bank.

 

sumber : cermati.com

Business plan tidak hanya dibuat untuk usaha dengan skala yang besar, namun juga sangat penting untuk memulai segala jenis bisnis. Adanya business plan bukanlah sebuah jaminan bisnis yang dijalankan akan sukses. Namun dengan adanya perencanaan yang detail, diharapkan pebisnis memiliki sebuah petunjuk dan panduan yang memudahkan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menjalankan bisnisnya. Business plan yang baik adalah yang ditulis agar tidak mudah untuk dilupakan oleh pebisnis.

Alasan pentingnya membuat bisnis plan

sumber : .pojokbisnis.com

Sebelum membuat business plan, seorang pebisnis harus tahu alasan perlunya membuat sebuah business plan. Business plan dapat digunakan sebagai blue print dari bisnis yang akan dijalankan. Dari business plan dapat diketahui tentang kejelasan bisnis yang akan dijalankan, tujuan bisnis, struktur maupun strategi untuk mencapai tujuan bisnis, adanya kejelasan tentang pasar, cara memasarkan, dan masih banyak lagi. Bisnis yang dijalankan dengan melibatkan pihak luar perlu adanya business plan yang baik. Hal ini untuk memberikan pandangan yang sama terhadap bisnis yang akan dijalankan.

sumber : image.cermati.com

Business plan juga dapat digunakan untuk mencari modal. Misalnya modal yang berasal dari para investor dibutuhkan dokumen tertulis yang menjelaskan tentang bisnis yang akan dijalankan. Hal ini tentu saja menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi seorang pebisnis untuk membuat sebuah business plan yang menarik dan menjual. Biasanya para kreditur maupun investor akan menyukai business plan yang mencakup apakah bisnis tersebut akan menghasilkan uang, apakah investor mengerti dan menyukai bisnis tersebut, dan yang terakhir apakah orang-orang yang menjalankan bisnis tersebut dapat dipercaya.

Langkah membuat bisnis plan

sumber : republika.co.id
  1. Menyusun latar belakang bisnis

Hal pertama yang harus ditulis adalah tentang bagaimana bisnis akan berjalan. Diawali dengan sejarah, pihak yang akan terlibat dan bertanggung jawab dalam bisnis, kondisi keuangan pada masa sekarang dan masa depan, rencana untuk mengembangkan bisnis, produk maupun jasa yang akan dihasilkan, detail produk atau jasa serta lokasi bisnis akan dimulai. Disini juga tertulis tentang visi dan misi. Visi merupakan pandangan, tujuan, atau sasaran dalam jangka panjang yang harus tercapai. Visi yang jelas akan memudahkan pebisnis untuk merancang rencana bisnis. Kemudian ada misi yang merupakan tujuan untuk jangka pendek. Dalam hal ini merupakan hasil yang bisa diperoleh dalam waktu satu bulan, dua bulan, dan seterusnya. Sehingga dalam setiap bulan dapat diketahui keuntungan maupun kerugiannya.

  1. Analisis pasar dan pemasaran

Analisis ini berkaitan tentang konsumen yang akan ditargetkan, pasar yang saat ini sedang berkembang, hingga strategi untuk mencapai target dalam penjualan produk atau jasa. Selain itu, juga ada tingkat persaingan dengan kompetitor, penetapan harga, dan penjelasan tentang produk mulai dari proses produksi hingga pengemasan.

  1. Analisis produk

Bagian ini menjelaskan tentang sistem operasi bisnis dimulai dari hulu hingga sampai hilir. Diawali dari bahan baku, proses produksi, distribusi produk mulai dari penerimaan hingga pengiriman, dan penjelasan lian yang masih berhubungan dengan produksi. Hal lain yang perlu dicari yaitu perbandingan antara produk bisnis dengan produk yang sama dari pelaku bisnis yang lain dan sudah berjalan lebih awal.

  1. Analisis sumber daya manusia

Pada bagian ini perlu dijelaskan mengenai tenaga kerja yang dibutuhkan, mulai dari jumlah yang diperlukan, keahlian, hingga kompetensi dan rencana pengembangannya sumber daya manusia yang dibutuhkan.

  1. Analisis keuangan

Berisi tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan masalah finansial perusahaan saat ini dan perkiraan di masa yang akan datang. Dimulai dari pengeluaran, pendapatan, modal saat ini, biaya yang dibutuhkan, biaya untuk operasional setiap hari, hingga pengembalian modal.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tiwi Pra

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals