Tips Menulis Business Plan Buat Jalannya Usaha Lebih Teratur


0
7 shares
Spread the love

Grapadinews.co.id – Cara untuk menyelamatkan pendapatan adalah dengan membangun bisnis. Sebagian mungkin berpikir bila modal adalah yang terpenting. Namun di samping itu ada beberapa hal yang perlu dicatat untuk memulainya. 

Mendirikan usaha juga merupakan langkah efektif untuk turut membangun kesejahteraan keluarga dan negara. Sepersekian persen dari pendapatan berbisnis disumbangkan kepada negeri untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu pebisnis juga membuka lapangan pekerjaan untuk mengurangi jumlah pengangguran dan kesenjangan yang ada. 

Maka sebagai yang akan memulai bisnis ada baiknya untuk menulis business plan secara detail. Berikut apa yang perlu di catat untuk mendirikan usaha agar tertata rapi.

  1. 1 Menulis ringkasan

    Sumber: demand-planning.com

    Sebelum menulis secara terperinci komponen-komponen yang ada dalam bisnis, perlu dituliskan ringkasan pada halaman depan. Nantinya summary berisi tentang overview perusahaan dan hal-hal apa yang menjadi tujuan serta keinginan untuk mendirikan usaha tersebut.

  2. 2 Deskripsi bisnis

    Sumber: brianshumak.com

    Deskripsi bisnis biasanya dimulai dengan penjelasan singkat tentang industri yang akan dijalankan. Diskusikan pula prospek saat ini dan kemungkinan-kemungkinan di masa depan. Anda juga perlu memberikan informasi tentang beragam pasar yang menjadi target utama dari produk. Terangkan pula tren baru yang sekiranya nanti bisa menguntungkan dan mempengaruhi bisnis.

  3. 3 Strategi pasar

    Sumber: techdonut.co.uk

    Startegi pasar didapatkan dari analisis dengan cermat sebelumnya. Suatu analisa memaksa pelaku bisnis untuk lebih dekat dengan masyarakat. Dengan demikian mereka jadi lebih tahu tentang apa yang tengah digandrungi dan bagaimana selera konsumen pada umumnya.

    Pangsa pasar dikelompokkan lagi menjadi beberapa bagian, seperti jenis kelamin, usia serta pekerjaan. Tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui kemampuan atau daya beli dari calon konsumen. 

  4. 4 Analisa kompetitif

    Sumber: fiverr.com

    Tujuan dari ditulisnya analisis kompetitif adalah untuk menentukan kekuatan dan kelemahan pesaing. Setiap pelaku bisnis memiliki strategi yang berbeda-beda sesuai dengan produk, pangsa pasar dan tingkat persaingan yang ada. 

    Keuntungan dari adanya persaingan yakni adanya inovasi yang terus menerus dilakukan untuk semakin menarik minat konsumen. Sementara dengan mengetahui kelemahan kompetitor justru membuat bisnis jadi lebih mudah dikembangkan. 

  5. 5 Desain dan pengembangan rencana

    Sumber: mediaaudit.com

    Tujuan dari bagian desain dan pengembangan rencana adalah untuk memberikan investor gambaran tentang bisnis yang akan dijalankan. Adapun yang perlu ditulis dan dijelaskan di dalamnya yakkni desain produk, pemetaan perkembangan produksi pemasaran, serta anggaran yang dibutuhkan dari awal hingga proses launching. Melalui deskripsi tersebut nantinya akan diketahui bagaimana perusahaan mencapai tujuannya.

  6. 6 Rencana manajemen dan operasi

    Sumber: www.startupdonut.co.uk

    Rencana operasi dan manajemen dibuat untuk menggambarkan bagaimana bisnis berfungsi secara berkelanjutan. Pada bagian ini lebih menyoroti bagaimana jalannya suatu pengaturan kegiatan dalam perusahaan, yang meliputi tanggung jawan, tugas-tugas yang diberikan kepada masing-masing divisi, persayaratan modal dan pemasukan serta pengeluaran yang terkait operasi.

  7. 7 Sektor finansial

    Sumber: wonderfulbusinessideas.com

    Data keuangan diletakkan di bagian belakang suatu rencana bisnis. Namun bukan berarti tidak kalah penting. Sebab pada dasarnya usaha akan berjalan dengan lancar dan berkembang apabila pengaturan finansialnya sistematis dan teratur. Sementara modal awal juga dimasukkan dalam pelaporan untuk kemudian dikelola hingga mendatangkan keuntungan yang menjadi aset dari perusahaan. 

    Perencanaan bisnis merupakan elemen penting dari berdirinya suatu usaha. Melalui tahap tersebut dapat diketahui berapa jumlah modal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha dari awal hingga launching, siapa saja yang menjadi target pasar, apa saya yang perlu dilakukan untuk mengatur kegiatan dalam perusahaan, hingga kendala yang nantinya mungkin saja dihadapi. Dengan demikian, business plan termasuk bagian yang dapat menganalisa kemungkinan yang akan terjadi di masa yang akan datang. 


Like it? Share with your friends!

0
7 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

One Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals