Tips Memulai Investasi Untuk Generasi Milenial


0
18 shares
Spread the love
Sumber: kompas.com

Grapadinews.co.id – Generasi milenial identik dengan hip hip hura. Mereka tumbuh bersama dengan teknologi, sehingga memunculkan tren-tren baru yang kini berkembang di tengah masyarakat. Golongan ini juga yang paling banyak menggunakan media sosial sebagai wadah untuk berekspresi, berkarya, hingga membangun bisnis.

Sebagai golongan yang difasilitasi berbagai kebutuhan, milenial cenderung melakukan segala sesuatunya secara instan. Namun hal tersebut tidak selamanya berdampak buruk, sebab dengan demikian mereka justru lebih melek digital. Tidak hanya itu, bergelut dengan beragam aplikasi membuat anak muda masa kini juga jadi lebih mengenal soal investasi.

Tapi apakah investasi sama dengan menabung? Banyak yang mengira demikian. Namun sebenarnya, ialah kegiatan yang lebih menguntungkan dari sekadar menyimpan uang. Lalu, investasi apakah yang cocok dengan anak muda?

Tren investasi dan penyalahgunaannya

Sumber: bogor.net

Beberapa mengira bila investasi sama halnya dengan menabung. Tetapi pada kenyataannya dua aspek tersebut sangatlah berbeda. Menabung yakni menyisihkan sebagian pendapatan lalu menyimpannya. Bisa menggunakan jasa lembaga keuangan seperti perbankan atau cukup disimpan secara pribadi.

Namun investasi lebih dari sekadar menabung. Ialah tidak hanya menyimpan dana tetapi cara untuk mendapatkan keuntungan dari apa yang Anda tanam. Banyak profit yang didapatkan dari berinvestasi, tentu yang utama yakni memperoleh hasil yang nyata sehingga dana bisa diputar kembali.

Akan tetapi kini banyak sekali pihak-pihak yang menyalahgunakan investasi. Beberapa bahkan menggunakan tameng financial technology untuk menarik nasabah dan mengiming-imingi hasil yang banyak. Hal negatif seperti ini lah yang kemudian mencoreng nama investasi.

Ditambah lagi kurangnya edukasi terkait investment menjadikan pemula enggan untuk melakukannya. Justru mereka menilai kegiatan itu menakutkan karena cenderung menipu. Padahal jika menggunakan instrumen dengan benar dan dilakukan sesuai hukum yang berlaku akan sangat menguntungkan bagi nasabah.

Tujuan investasi

Sumber: kompasiana.com

Sebelum mulai memilih instrumen investasi, ada baiknya tentukan terlebih dahulu tujuan dari memilihnya. Masing-masing orang punya alasan yang berbeda-beda. Misalnya karena ingin membeli mobil, rumah, atau bahkan pendidikan.

Pada dasarnya menentukan tujuan juga berguna dalam memilih instrumen. Kemudian pilih waktu yang tepat untuk memulainya karena Anda juga perlu menyesuaikan dengan berapa banyak dana yang terkumpul agar tujuan tersebut bisa diraih.

Kelola keuangan

Sumber: maxmanroe.com

Investasi merupakan bagian dari mengelola keuangan, akan tetapi hal itu juga ditentukan dari seberapa baik Anda memanajemen itu secara pribadi. Berangkat dari pengalaman mengatur finansial, nantinya akan diketahui bagaimana cara memilah antara pemasukan dan pengeluaran, lantas berapa banyak dana yang harus disisihkan untuk keperluan di masa yang akan datang.

Ketika sudah mulai bisa mengelola keuangan dengan baik, Anda akan mengetahui berapa uang yang harus diinvestasikan. Pastikan agar masing-masing kebutuhan memiliki dana yang berbeda-beda agar urusan finansial lebih sistematis.

Jangka waktu berinvestasi

Sumber: kompas.com

Menginvestasikan sebagian dana tidak langsung memperoleh profit secara langsung seperti yang diinginkkan. Masing-masing instrumen memiliki karakter dan jumlah keuntungan yang berbeda-beda. Anda perlu menentukan berapa lama waktu yang kira-kira diperlukan agar tujuan terwujud dan kapan memulainya.

Instrumen investasi

Sumber: moneysmart.id

Jika investasi mulai terbayang di benak Anda, maka kini saatnya untuk memulai tanpa ragu. Ketahui terlebih dahulu kondisi keuangan dan bagaimana cara mengelolanya secara pribadi. Dengan demikian barulah bisa diketahui instrumen apa yang sebaiknya dipilih.

Ada dua jenis instrumen dalam berinvestasi, yakni jangka panjang dan pendek. Masing-masing itu disesuaikan dengan goal. Jika ingin bermanfaat seterusnya, maka Anda bisa memilih investasi tanah, properti, membuka bisnis, atau reksadana. Bisa juga menanamkan modal untuk periode pendek, seperti membeli mobil atau barang bergerak lainnya.

Kesadaran akan investasi harus ditanamkan sejak usia muda. Sebab di masa tersebut seseorang cenderung masih produktif, kreatif dan aktif. Maka tidak ada salahnya bagi generasi milenial untuk turut serta dalam penanaman modal. Yuk berinvestasi!

 

 

 


Like it? Share with your friends!

0
18 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals