6 Tahapan Pembuatan Studi Kelayakan

Advertisements

Tahapan-Tahapan dalam Jasa Pembuatan Studi Kelayakan

 

 

Image : Pixabay

 

 

Pengertian Studi Kelayakan 

 

Menurut Kasmir dan Jakfar (2012:7) “Studi kelayakan adalah suatu aktivitas yang mendalami tentang sebuah usaha atau bisnis yang akan dijalankan, dalam rangka memutuskan layak atau tidaknya sebuah bisnis tersebut dijalankan.”

Sedangkan menurut Sunyoto (2012) “Studi kelayakan merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidaknya bisnis dibangun tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan.”

Berdasarkan pengertian dari para ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa studi kelayakan adalah suatu aktivitas dalam rangka menanalisis sebuah bisnis yang akan dijalankan untuk mengetahui layak tidaknya bisnis tersebut dan keuntungan apa saja yang bisa di dapat dalam periode waktu tertentu.

 

 

Tujuan dari Jasa Pembuatan Studi Kelayakan

  • Menghindari resiko kerugian
  • Melancarkan proses perencanaan
  • Memudahkan pelaksanaan
  • Memaksimalkan pengawasan
  • Memudahkan dalam pengendalian

 

 

Baca Juga : 6 Aspek Jasa Pembuatan Studi Kelayakan

 

 

Tahapan Penerapan dalam Pembuatan Studi Kelayakan

Untuk melakukan jasa studi kelayakan, kamu harus tahu beberapa tahapan di bawah ini!

 

1. Menemukan ide dan penelitian

Tahap awal yang harus kamu lakukan adalah penemuan ide. Ide ini muncul karena peluang yang dianggap baik. Dalam inisiatif penemuan ide pastinya beberapa ide tersebut berasal dari penelitian.

Penelitian ini dapat bersumber dari bacaan, hasil pengamatan informasi dari orang lain, media massa, maupun berdasarkan pengalaman.

 

2. Melakukan studi pendahuluan

Studi pendahuluan ini dilakukan untuk memperoleh gambaran umum peluang bisnis dari ide yang telah ditelah dijalankan. Selain itu di tahap ini kamu akan mengetahui kendala-kendala yang dapat muncul dari bisnis kamu.

Baca Juga  Jasa Kelayakan Studi: Apa Penyebab Kegagalan Bisnis?

 

3. Membuat desain dan evaluasi studi kelayakan

Setelah kamu mendapatkan gambaran umum tentang peluang bisnis, selanjutnya kamu perlu membuat desain studi kelayakan yang meliputi aspek teknis, aspek hukum, aspek keuangan, aspek pasar dan pemasaran, aspek manjemen, dan aspek sumber daya manusia.

 

4. Pengumpulan data dan penentuan

Di tahap ini kamu akan mengumpulkan data dari obsevasi, wawancara, maupun kuisoner. Setelah data terkumpul pastinya kamu harus membuat ketentuan, apakah bisnis yang akan kamu jalankan tersebut layak atau tidak untuk dijalankan.

 

5. Tahap perencanaan pelaksanaan

Apabila dalam tahap penentuan ternyata bisnis kamu layak untuk dijalankan, maka tahap selanjutnya adalah merencanakan pelaksanaan bisnis kamu.

Tahap ini dilaksanakan mulai dari penjadwalan dan persiapan pelaksanaan. Persiapan tersebut dapat kamu lakukan dengan mendapatkan komitmen dari para pihak yang terlibat.

 

6. Pelaksanaan Usaha

Setelah semua penjadwalan dan persiapan selesai, maka kamu berada pada tahap terakhir yaitu pelaksanaan. Ditahap ini masih dibagi dalam dua tahap lagi, yaitu:

 

a. Tahap pelaksanaan usaha dan bisnis

Di tahap ini biasanya bisnis kamu akan mulai muncul hambatan dan risiko. Sehingga terkadang pebisnis melakukan perbaikan atau revisi terhadap rencana awal.

 

b. Tahap evaluasi

Pada tahap evaluasi kamu akan mengevaluasi alternatif terhadap perencanaan dibandingkan kenyataan. Karena dalam studi kelayakan tidak menutup kemungkinan juga kamu memerlukan sebuah alternatif dan menentukan inisiatif yang paling layak untuk bisnis kamu.

Advertisements

 

 

 

Pihak-Pihak yang Berperan di Dalam Jasa Pembuatan Studi Kelayakan

 

1. Pihak Investor

 

Image : Pixabay

 

Setelah melalui beberapa tahap uji kelayakan suatu bisnis, barulah mencari investor atau penanam modal. Investor akan menerima laporan studi kelayakan untuk mempertimbangkan apakah ia memperoleh keuntungan dan jaminan modal yang telah ia tanam di bisnis kamu.

Baca Juga  3 Keahlian Dasar Jasa Konsultan Statistik

 

2. Pihak Kreditor

Kreditor disini berperan sebagai seseorang yang dipinjami modal bisnis, contohnya adalah Bank. Tetapi tetap saja pihak kreditor juga harus menerima laporan studi kelayakan bisnis untuk mempertimbangkan apakah ia mau meminjamkan modal kepada perusahaan kamu.

 

3. Manajemen Perusahaan

Sebagai pihak yang akan memanajemen perusahaan kamu, maka ia juga harus menerima laporan studi kelayakan bisnis. Studi kelayakan itu nantinya akan dijadikan data dan alat penunjang proyek bagi bisnis yang akan dijalankan.

 

4. Pemerintah dan Masyarakat

Dalam hal ini pemerintah juga memerlukan laporan studi kelayakan bisnis kamu sebagai data dan laporan perusahaan. Karena kebijakan pemerintah sangat berpengaruh terhadap sebuah perusahaan. Jadi, setiap bisnis yang berhubungan dengan membantu kebijakan pemerintah akan lebih diprioritaskan dan mudah berkembang maju.

 

Maka dari itu, sebelum kamu mengambil langkah menjadi jasa pembuatan studi kelayakan, pastikan kamu sudah memahami tahapan-tahapan tersebut. Seorang pebisnis pastinya juga akan mencari konsultan yang handal. Karena semua ini berpengaruh bagi bisnis yang akan dijalankan nantinya.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This