Siap Bangun Bisnis, Daftarkan Merek Dagang Terlebih Dahulu


0
Spread the love
Sumber: legalisasi.com

Grapadinews.co.id – Siapapun bisa membangun bisnis. Pada dasarnya usaha tidak melihat latar belakang pendidikan, usia maupun jenis kelamin. Baik tua maupun muda sama-sama memiliki hak untuk menjadi pebisnis. Akan tetapi untuk memulainya, Anda perlu memikirkan dengan matang.

Sama halnya dengan bermain game atau sepak bola, bisnis juga membutuhkan strategi khusus. Tujuan dari memikirkan taktik yakni agar tetap bertahan serta terus berkembang di tengah maraknya persaingan. Maka, perencanaan adalah solusi terbaik.

Dalam tahap awal atau perencanaan, Anda harus memikirkan terlebih dahulu produk atau jasa apa yang hendak ditawarkan kepada calon konsumen. Apabila aspek ini sudah dipikirkan secara matang, lalu beranjak pada nama brand apa yang ingin disematkan pada produk atau jasa?

Patut diketahui bila nama merek dagang merupakan sesuatu yang bisa memperkenalkan produk hingga perusahaan kepada calon konsumen. Dalam satu atau dua kata secara singkat harus mewakili seluruhnya, sehingga bisa membangun citra usaha sekaligus. Selain itu, brand juga termasuk dalam strategi promosi untuk memasarkan produk lebih luas lagi.

Sudah pasti mengenal suatu produk dari namanya, bukan? Tapi demi memiliki merek dagang, Anda harus mematenkan hak cipta terlebih dahulu agar sesuai dengan hukum dagang dan tidak ditiru oleh kompetitor. Bagaimana caranya?

Persaingan ketat di dunia bisnis

Sumber: youthmanual.com

Indonesia termasuk dalam salah satu negara terbaik dalam hal kesadaran akan bisnis. Potensi yang dimilikinya, mulai dari sumber daya alam dan manusia memungkinkan masyarakat memiliki karakter mandiri, kreatif dan penuh dengan ide-ide baru. Tidak ayal kemudian dunia entrepreneurship menjadi suatu hal yang makin berkembang.

Ragam produk dan merek lokal menunjukkan bila masyarakat Indonesia memang memiliki tingkat kreativitas dan kemauan tinggi dalam membangun bisnis. Melalui itu, pemerintah berharap bila seluruh yang terlibat dalam usaha lokal sama-sama bisa membangun perekonomian dan mengenalkan produk lokal hingga ke mancanegara.

Kondisi inilah yang kemudian membuat tingkat pertumbuhan bisnis di tanah air semakin meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya hak merek yang telah didaftarkan. Tingginya jumlah unit UMKM membuat para pengusaha merasa butuh dan harus mematenkan brand dengan tujuan untuk membedakan dengan milik pesaing.

Apa fungsi merek dagang?

Sumber: pendaftaranmerekdagang.com

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DKJI) menjelaskan bahwa merek merupakan tanda yang ditampilkan secara grafis untuk membedakan barang atau jasa yang diproduksi oleh individu atau badan hukum dalam suatu kegiatan perdagangan. Pada masing-masing produk atau jasa baiknya memiliki brand dagang sebagai cara untuk memperkenalkan kepada calon konsumen, juga sebagai penanda.

Sementara itu, merek bisa berupa logo, nama, huruf, angka, gambar atau susunan warna. Sedangkan bentuknya dapat dibuat dua dimensi, tiga dimensi, hologram atau kombinasi di antaranya. DKIJ menghimbau tentang pentingnya mendaftarkan merek dagang. Sebab melalui nama, produk atau jasa memiliki alat buki kuat dan menghindari adanya duplikasi.

Alasan yang tidak kalah penting yakni sebagai alat promosi hingga jaminan mutu atas produk atau jasa. Jadi, merek dagang juga merupakan sesuatu yang dapat membangun citra dan nama perusahaan.

Pentingnya mendaftarkan merek

Sumber: www.nurulfikri.ac.id

Demi terciptanya persaingan bisnis yang sehat, maka mendaftarkan hak merek harus dilakukan. Selain seperti yang disebutkan pada poin di atas, brand juga bisa dijadikan sebagai alat bukti kuat jika mungkin di kemudian hari terjadi sengketa.

Setelah didaftarkan, secara otomatis merek sudah memenuhi syarat secara legal. Nantinya bisa menjadi dasar penolakan apabila ada pihak lain yang memang ingin mendaftarkan dengan nama yang sama.

Alasan penolakan hak paten merek dagang

Sumber: medcom.id

Saat hendak mendaftarkan merek, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami penolakan. Untuk itulah ketahui alasannya terlebih dahulu mengapa pengajuan ditolak. Pertama yakni bertentangan dengan Undang-undang, agama, moralitas, kesusilaan, ideologi negara dan ketertiban umum.

Kedua, merek tidak detail dan menggunakan yang telah umum atau bahkan sama dengan lainnya. Ketiga, memiliki potensi menyesatkan masyarakat. Misalnya saja produk atau jasa yang ditawarkan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, atau bahkan kualitas, jenis, ukuran serta tujuan penggunaannya berbeda dari yang diusulkan. Keempat yakni tidak memiliki ciri khas.

Maka sebelum memutuskan untuk mendaftarkan, ada baiknya bertanya atau ketahui terlebih dahulu terkait persyaratan dari Direktori DJKI.

Cara dan biaya mendaftarkan merek dagang

Sumber: abpadvocates.com

Ada dua cara mendaftarkan merek. Pertama yakni dengan mendatangi kantor wilayah Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia terdekat. Kedua, yakni secara daring.

Masing-masing cara dan kelas brand akan dikenakan tarif yang berbeda. Via daring dinilai lebih murah, UMKM hanya dibanderol biaya 500 ribu rupiah per kelas. Sementara apabila daftar manual Anda harus menambah 100 ribu rupiah, jadi sekitar 600 ribu rupiah.

Kemudian, hak merek kategori umum atau tidak termasuk UMKM dibanderol 1,8 juta rupiah bila melalui daring dan 2 juta rupiah ketika mengajukan secara manual. Belum cukup sampai di sana, ternyata mendaftar melalui daring, Anda harus lewat konsultasi terlebih dahulu. Biaya pengajuan yang melibatkan mereka bisa seharga 1,8 juta hingga 3 juta rupiah.

Lantas apa sih kelas itu? Ialah kategori produk yang diklasifikasikan sesuai jenisnya oleh DIKJ. Apabila telah disetujui, maka merek berlaku selama 10 tahun ke depan. Jika sudah melewati batas waktu tersebut, Anda harus kembali memperpanjang dengan biaya 1 hingga 4 juta rupiah.

Cara yang mudah, bukan? Daripada brand ditiru oleh kompetitor, lebih baik daftarkan saja terlebih dahulu. Dengan demikian bisnis bisa berjalan lancar dan Anda memiliki brand resmi.

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals