Sheryl Sandberg, Sosok Penting di Balik Kesuksesan Keuangan Facebook

Sumber: wsj.com

Grapadinews.co.id – Kehadiran Facebook beberapa waktu silam seolah menggebrak dunia media sosial. Ialah dinilai sebagai salah satu penggebrak bangkitnya budaya berpendapat melalui dunia maya. Platform yang tadinya hanya bisa digunakan untuk  membuat status dan saling mengirimkan komentar ini kemudian berkembang menjadi perusahaan raksasa yang mengekspansi seluruh dunia.

Otak di balik kesuksesan tersebut tentu saja Mark Zuckerberg. Dia adalah founder yang pertama kali memiliki ide pembentukan Facebook hingga menjadi sampai sekarang ini. Di samping itu, sebagai platform raksasa, tentu saja perusahaan menerima suntikan dana, melakukan pengelolaan keuangan secara efektif dan memilah dana untuk suatu tujuan yang lebih besar nantinya.

Salah satu orang yang ada di belakang pengelolaan keuangan Facebook yakni Sheryl Sandberg. Ialah yang turut serta membangun perusahaan milik Mark. Melalui tangan dinginnya mengelola keuangan, namanya kian melambung sebagai sosok perempuan yang menginspirasi. Sang Facebook COO itu juga seorang penulis best seller yang mampu memberi gambaran tentang sosok wanita mandiri. Intip fakta tentangnya berikut ini!

Sandberg sosok inspiratif sejak duduk di bangku kuliah

Sumber: www.theceomagazine.com

Sosok Sandberg boleh saja kini dikenal inspiratif. Namun ternyata penilaian tersebut sudah disandangnya sejak duduk di bangku kuliah di Harvard. Saat itu dia membentuk sebuah kelompok beranggotakan para wanita.

Tujuan dari didirikannya grup tersebut yakni untuk mendorong perempuan agar lebih berperan dalam bidang ekonomi dan pemerintahan. Mereka memiliki sudut pandang bahwa wanita juga berhak berkarir di berbagai bidang layaknya pria.

Masuk daftar wanita paling berkuasa di dunia

Sumber: fortune.com

Dalam daftar orang paling berpengaruh biasanya didominasi oleh kaum pria. Namun lain halnya dengan Sheryl, ia justru menduduki peringkat kelima dalam Most Powerful Woman. Menurut survei yang dilakukan oleh Majalah Fortune pada tahun 2017, sang ahli keuangan ini memiliki kekayaan bersih sekitar US$1,5 miliar.

Baca Juga  Tutorial Membuat Business Plan dengan Tepat

Itu hanya satu dari sekian banyak penghargaan yang diberikan kepadanya. Sandberg bahkan menjadi penanggung jawab dari pengelolaan properti dan aset Facebook hingga menjadikannya sebagai situs jejaring sosial seperti saat ini.

Posisi penting di pemerintahan

Sumber: thetimes.co.uk

Kemampuannya dalam mengelola keuangan tidak perlu diragukan lagi. Namun saat masih muda tepatnya 29 tahun, Sandberg pernah menjabat sebagai Kepala Staf untuk Menteri Keuangan AS, Larry Summers dalam masa pemerintahan Clinton tahun 1999.

Maka sebelum perjalanan karirnya sebagai pemegang bidang keuangan sebuah situs raksasa, ia bahkan pernah berada di posisi penting pemerintahan Amerika Serikat.

Pernah bekerja di Google

Sumber: wsj.com

Menduduki posisi penting di pemerintahan tidak lantas membuah Sheryl puas. Kecerdasan dan kekonsistensian kemudian membawa ia pada sejumlah tawaran pekerjaan. Pada tahun 2001, ia direkomendasikan menduduki posisi atas perusahaan Google.

Namun awalnya ia ragu karena tidak begitu yakin tentang peran dan tugasnya. Kemudian CEO, Eric Schmidt secara pribadi meyakinkan dirinya dengan mengatakan, “Jangan menjadi orang yang idiot. Jika ditawari tempat duduk di kapal roket, Anda tidak perlu bertanya lagi kursi untuk apa. Jalani saja dulu.”

Bekerja di berbagai perusahaan multi-nasional

Sumber: www.spiegel.de

Sebelum dikenal sebagai pemegang bidang operasional Facebook, Sheryl bahkan telah memiliki pengalaman mumpuni. Ia pernah menjabat sebagai staf di berbagai perusahaan multi-nasional seperti The Walt Disney Co, Starbucks, Ad Council, Center for Global Development, Women for Women International dan eHealth, Inc. Dengan pengalaman lebih dari dua puluh tahun di bidang keuangan, tidak dipungkiri lagi bila ia memang memiliki kemampuan di luar kepala dalam mengelola operasional serta finansial.

Dihadapkan pada cobaan hidup

Sumber: www.recode.net

Setiap orang pernah mengalamai masa-masa sulit. Sehebat apapun mereka dalam berkarir dan menjalin hubungan baik secara sosial, namun dalam kehidupan tentu dihadapkan pada tragedi, cobaan, hambatan atau bahkan risiko.

Baca Juga  Julia Shih, Buktikan Bila Perempuan Juga Bisa Temukan Passion Lewat Bisnis

Demikian pula dengan Sheryl. Sosoknya yang hebat ternyata pernah meyimpan kisah pilu. Ia pernah merasa kehilangan kekuatan. Pada Mei 2015 suami Sandberg, Dave Goldberg meninggal dunia. Mendiang meninggalkan dua anak dan saat itu sang Facebook COO ini mengalami guncangan besar dalam hidupnya.

Sebulan kemudian, ia membuka kesedihannya itu melalui sebuah kisah yang ia tulis di akun Facebook-nya. Postingan tersebut dibagikan lebih dari 400.000 kali dan mendapat dukungan dari satu juta orang lebih dari seluruh dunia.

Menulis buku best seller

Sumber: news.com.au

Perjalanan karir dan hidup Sheryl tidaklah mudah. Meksipun terlihat sukses di mata banyak orang, namun ia mengaku semua itu tidak ia dapatkan secara instan. Sebagai manusia tentu pernah mengalami jatuh bangun.

Pada tahun 2013, Sandberg merilis buku pertamanya bertajuk Lean In: Women, Work dan Will to Lead. Buku tersebut terjual lebih dari satu juta kopi dan masuk dalam jajaran best book seluruh dunia dalam bidang bisnis.

Di tahun 2017, ia menulis buku keduanya, Opsi B. Di dalamnya ia bercerita tentang kehidupan pribadinya, mulai dari berurusan dengan kesedihan dan tantangan.

Pelopor Kampanye #BanBossy

Sumber: parade.com

Pada dasarnya wanita berhak mendapatkan kedudukan yang sama dengan laki-laki. Bukan dalam hal berumah tangga tetapi di dunia karir. Tetapi sayangnya, posisi tersebut memunculkan konotasi negatif terhadap wanita karir itu sendiri.

Maka pada tahun 2014, Sandberg bersama para wanita terkemuka lainnya seperti Jane Lynch, Victoria Beckham, Beyonce dan Condoleezza Rice menggerakkan sebuah kampanye bertajuk Ban Bossy. Tujuan dari diselenggarakannya yakni melarang penggunaan istilah negatif seperti ‘bossy’ yang biasanya ditujukan kepada wanita karir. Meksi terdengar sepeleh, tetapi menurut Sheryl hal tersebut menimbulkan efek berbahaya kepada kaum wanita lainnya, terlebih yang masih muda.

Baca Juga  Jadi Ladang Sebar Luaskan Informasi Hoax, Facebook Hapus Ratusan Akun di India dan Pakistan

Tetap menghargai saran dari orang lain

Sumber: www.japantimes.co.jp

Meski ia dinilai banyak menginspirasi banyak orang di seluruh dunia hingga menerima beragam penghargaan, akan tetapi Sheryl masih merasa dirinya butuh kritik dan saran dari orang lain, seperti rekan serta mentor.

Sikap menghargainya terhadap suatu yang menginspirasi itu ditunjukkan pada ruang konferensi kantor Facebook. Secara khusus ia memajang poster pendiri Starbucks, Howard Schultz dengan kata-kata mutiaranya, “Masa depan adalan milik kita yang masih bersedia mengotori tangan.” Itulah yang hingga saat ini ia pegang dalam hidupnya.

Kebiasan unik dalam keseharian

Sumber: vanityfair.com

Manusia diciptakan dengan beragam karakter. Mereka memiliki kebiasan yang berbeda-beda, begitu pula dengan Sheryl Sandberg. Ia masih suka membuat catatan fisik di atas kertas. Kemanapun pergi, benda yang dianggapnya berharga itu selalu dibawa.

Sheryl memberitahukan kepada Fortune bahwa ia suka mencatat semua hal yang harus dicapai hari itu. Baginya hal yang paling menyenangkan adalah ketika mencoret setiap poin sebagai tanda sudah selesai dilakukan, kemudian membuka kembali lembaran baru.

Terlepas dari itu, setiap malam sebelum pergi tidur, Sandberg menuliskan tiga hal tentang apa saja yang telah ia lakukan dengan baik selama seharian ini. Meski bersifat sederhana, namun catatan tersebut sangat berguna untuk memperbaiki hal-hal yang dianggapnya keliru di masa-masa lalu.

Sheryl Snadberg merupakan gambaran dari wanita yang sukses dalam berkarir. Kunci dari keberhasilannya yakni konsisten dan selalu kompeten dalam mengerjakan pekerjaan. Pengalaman saja tidak cukup baginya, yang terpenting adalah bagaimana menerima pendapat dan saran dari banyak orang.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This