Sadarkan Pentingnya Dana Darurat, Berapa Biaya yang Harus Disisihkan?


0
Spread the love
Sumber: beritagar.id

Grapadinews.co.id – Sadarkah Anda bila mengelola keuangan adalah hal yang sangat penting? Semua orang tahu namun justru beberapa dari mereka mengabaikan. Alasannya juga berbeda-beda, mulai dari tidak perlu repot-repot mengatur finansial, pendapatan yang telah mumpuni hingga merasa ingin lebih menikmati kehidupan.

Tetapi kehidupan yang nyaman sebenarnya ada pada kondisi keuangan yang stabil. Hal itu bisa diwujudkan dengan manajemen keuangan sebaik mungkin. Meski tidak memiliki latar pendidikan akuntansi, namun setiap rumah tangga dan individu harus bisa memilah mana pengeluaran dan pemasukan, lantas berapa dana yang harus disisihkan untuk masing-masing kebutuhan?

Dari sekian banyak kebutuhan manusia, salah satu yang tida dapat diprediksi adalah sakit, kecelakaan, dan hal-hal yang tidak terduga lainnya. Ketika seseorang dihadapkan pada kondisi demikian, sementara tidak ada sama sekali simpanan uang untuk itu, apa yang harus dilakukan? Sementara meminjam uang bukanlah solusi terbaik.

Oleh sebab itu, selain memilah mana pengeluaran rutin Anda juga harus memperhatikan tentang dana darurat. Besarnya uang untuk kebutuhan tidak terduga tergantung dari masing-masing orang. Ada yang menyisihkan sebagian kecil atau bahkan setengah dari gaji. Lalu, seberapa besarkah yang sebaiknya disisihkan untuk itu?

Kesadaran akan dana darurat

Sumber: economy.okezone.com

Tidak ada yang bisa memprediksi tentang risiko di masa yang akan datang. Sama halnya dengan perusahaan, keluarga atau pribadi juga perlu berjaga-jaga. Caranya yakni dengan menyisihkan dana darurat.

Setiap orang memiliki pendapatan yang berbeda. Namun yang pasti, bangun kesadaran akan risiko di masa yang akan datang adalah yang utama. Hasil survei menurut fakta dari Laporan Musim Dingin 2018 Better Money Habits Milenial dari Bank of America, 64 persen dari milenial telah memiliki rekening tabungan darurat. Mereka menganggapnya dana itu merupakan prioritas utama.

Membangun kesadaran akan tersebut adalah yang terpenting. Jika sejak muda sadar akan risiko yang akan dihadapi, maka hari nanti akan lebih baik.

Kisaran dana untuk pengeluaran tidak terduga

Sumber: cermati.com

Jika Anda menerima gaji setiap bulan, maka memilah biaya rutin harus didahulukan, misalnya saja untuk membeli bahan pokok, membayar listrik, telepon, air dan tagihan lainnya. Kemudian, lanjutkan dengan piutang dan disusul dengan dana darurat. Di antara semua besarnya pun berbeda-beda tergantung dari nominal yang memang dibutuhkan.

Namun untuk biaya tidak terduga menurut CNBC.com jumlah biasanya tergantung dari pendapatan dan biaya hidup. Pada dasarnya setiap dana yang dikeluarkan memang harus disesuaikan dengan income yang masuk, baik mingguan maupun bulanan. Tujuannya yakni agar tidak terjadi ketimpangan antara pengeluaran dan pemasukan. Akan tetapi menurtut ahli, di Amerika Serikat masyarakat sudah mulai menyisihkan dana darurat dimulai dari US$500 (7 juta rupiah).

Pentingnya mendifinisikan beragam dana darurat

Sumber: blog.modalukm.com

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di depan. Sebagai manusia tentu Anda tidak dapat memprediksi hal-hal yang masih menjadi misteri, seperti halnya kecelakaan, sakit, kehilangan pekerjaan, hingga kondisi keluarga yang tiba-tiba saja drop. Meskipun tidak ada yang menginginkan semua itu, namun penting bagi siapapun untuk mempersiapkan.

Menurut Rich Ramassani selaku direktur strategi dan kinerja penjualan di PNC Investment bahwa penting untuk membaca serta mendifinisikan tentang apa saja yang dianggap darurat. Bagi sebagian orang ialah menyangkut biaya perbaikan kendaraan, atau berjaga-jaga saat kehilangan pekerjaan.

Di Amerika rata-rata masyarakat menerima pendapatan tetap setiap bulan. Lain halnya dengan pekerja paruh waktu yang digaji per jam, harian atau bahkan mingguan. Maka pemerintah di sana mulai menyoroti pentingnya menyisihkan dana darurat.

Dana darurat juga tergantung profesi

Sumber: blog.modalukm.com

Faktanya pendapatan masing-masing orang berbeda-beda tergantung dari profesi dan jabatannya. Di lain sisi ada pula yang disesuaikan dengan lamanya bekerja sebagai bentuk dedikasi. Untuk itulah, biaya yang dikeluarkan setiap hari juga tidak sama, bukan? Sebab mereka memiliki kebutuhan yang tidak sama pula

Selain disesuaikan dengan pendapatan yang diterima, jumlah dana darurat yang bervariasi tergantung dari jenis profesi. Akan berbeda antara pengacara, ibu rumah tangga hingga mahasiswa. Menurut CEO Coastal Wealth, Jeremy Straub, besarnya biaya tidak terduga setidaknya 5 hingga 10 persen dari gaji atau tabungan. Dengan jumlah tersebut, Anda bisa meng-cover 3 hingga 6 risiko.

Disampaikan pula oleh Straub bila alangkah lebih baik membagi dana darurat dalam tiga bagian, yakni dalam bentuk cek, tabungan dan deposit. Bahkan di era teknologi, beberapa dari mereka menyimpan dana darurat ke dalam money account.

Money account merupakan instrumen inventasi keuangan yang digunakan untuk menyimpan dana dalam jangka waktu tertentu. Nantinya nasabah akan mendapatkan bunga tanpa perlu khawatir akan dikenakan biaya pokok simpanan jika ingin mencairkan.

Sebagian sering mengabaikan untuk menyisihkan dana darurat. Padahal dengannya kehidupan akan jauh lebih menenangkan karena Anda sudah bersiap dan tidak perlu lagi mengambil uang tabungan untuk itu. Yuk, sadar akan biaya tidak terduga mulai dari sekarang!

 

 

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals