Mengenal Ghosting Relationship yang Umum Terjadi

Advertisements

ghosting relationship

Pernahkah kamu terjebak dalam ghosting relationship? Dimana pasangan tiba-tiba hilang seperti di telan bumi. Tidak ada lagi komunikasi wa, sms, telpon, instagram dan lainnya seperti dahulu. Hal yang paling menyakitkan adalah Anda tidak tahu apa alasan dibalik semua tindakan tersebut.

Istilah ghosting sebenarnya sudah lama dikenal di dunia barat. Sedangkan di Indonesia istilah ini banyak dikenal dengan “digantung” atau “menggantung”. Pastinya yang digantung adalah hubungan asmara Anda sehingga status hubungan antara dua pihak menjadi tidak jelas apakah tetap “in relationship” atau putus.

Apa Sih Ghosting Relationship?

Ghosting secara sederhana dapat diartikan dengan menggantung hubungan. Penyebabnya adalah salah satu pihak tiba-tiba memutuskan komunikasi tanpa menjelaskan duduk masalahnya kepada pasangan.

Hal ini sangat menyakitkan karena bagaimanapun juga digantung itu tidak menyenangkan. Karena Anda tidak tahu hubungan sekarang apakah tetap terjalin atau bubar. Jika harus bubar, maka cara terbaik adalah mengatakan hal tersebut dengan baik-baik agar kedua belah pihak bisa memahami perbedaan pendapat.

Berbeda dengan ghosting, dimana pasangan tiba-tiba hilang dan pergi begitu saja seperti hantu.

Alasan Ghosting

Alasan untuk melakukan ghosting tentu sangat beragam dan tidak ada pihak yang bisa memastikan hal tersebut. Namun, ghosting merupakan tindak buruk karena menunjukkan “cowardice” seseorang. Alih-alih membahas masalah dan menyampaikan alasan yang ada, ia justru pergi tanpa ada kata pamit.

Hal ini mungkin baik bagi diri si pelaku karena dia bisa menghindari drama dan pertikaian sesaat. Namun, hal ini juga menunjukkan bahwa si pelaku tidak memiliki skill komunikasi yang baik sehingga tidak bisa menyampaikan maksud dan keinginannya kepada pasangan. Selain itu, ghosting ini bisa dilakukannya kembali di masa depan dengan pasangan lainnya.

Baca Juga  Tiga Kisah Cinta Sejati Inspiratif Berdasarkan Kisah Nyata

Hal yang Harus dilakukan Saat Mengalami Ghosting Relationship

Siapa saja bisa terkena masalah ini, bahkan untuk pasangan yang terlihat sangat harmonis sekalipun. Setelah mengalami hal ini maka Anda harus bisa menanggapinya dengan baik agar bisa cepat move on. Adapun tindakan yang perlu dilakukan adalah:

1. Tidak Mengejarnya

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak mengejar dan mencari keberadaannya. Karena, orang yang melakukan ghosting berusaha untuk menghindari Anda. Jadi, sudah sewajarnya Anda untuk melakukan hal yang sama. Selain itu, pada momen ini Anda bisa instropeksi dan mulai membuka diri untuk melakukan hal lain yang positif.

2. Membiarkan Dia Berlalu

Namanya juga hantu, jadi bisa saja dia kembali sewaktu-waktu tanpa Anda duga-duga. Nah, ketika dia kembali maka Anda jangan membuka diri untuk menerimanya kembali. Justru biarkan saja dia berlalu bersama kenangan selama ini. Karena, jika dia sudah melakukannya sekali maka kemungkinan besar hal yang sama akan dilakukan kembali di masa depan.

Ghosting relationship merupakan hal yang tidak baik karena menggantungkan orang lain dalam hubungan yang tidak jelas. Seharusnya, setiap pasangan baik pria ataupun wanita harus membicarakan masalah hubungannya dengan serius satu sama lain. Karena hal ini bisa membuat Anda semakin dekat atau tetap bubar dengan cara yang baik.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This