Konsep Makro dan Mikro Ciptakan Bisnis dan Kehidupan yang Seimbang

Sumber: www.wanderlustworker.com

Grapadinews.co.id – Pebisnis seringkali dihadapkan pada jadwal padat setiap harinya. Mereka memulai bisnis melalui jalan yang berbeda. Ada yang memang telah diturunkan dari keluarga, survive sendiri hingga secara kebetulan saja. Namun itu semua tidaklah menentukan kesuksesan suatu usaha.

Saat berada di puncak, sebagian besar dari mereka justru semakin disibukkan dengan berbagai macam hal. Pada akhirnya bingung bagaimana menyelesaikan semuanya dalam waktu singkat. Banyak pula dari mereka yang pada akhirnya stres dan tidak tahu harus melakukan apa.

Maka dari itu Anda membutuhkan suatu konsep pemikiran yang nantinya tidak akan mengubah posisi sebagai pemimpin. Lantas bagaimana cara membangun sebuah kerangka pemikiran tentang strategi bisnis yang berimbang dengan kehidupan sehari-hari?

Perbedaan strategi dan taktik

Sumber: Kompasiana.com

Menurut pengertiannya, strategi adalah ide besar jangka panjang yang ingin dicapai. Dalam artian setiap yang direncanakan hari ini memiliki tujuan untuk membenarkan alur agar lebih sistematis, efektif dan tepat sasaran. Sebab nantinya, hasil yang akan didapat berdampak di masa seterusnya.

Sementara taktik adalah tindakan yang diambil sekarang untuk mendapatkan hasil. Artinya, dalam menjalankan strategi Anda membutuhkan ide dan gagasan berbeda pada waktu itu juga demi hasil yang diharapkan, contohnya seperti membuat iklan, promosi dan lain sebagainya.

Bila ditarik kesimpulan, dampak akhir adalah strategi dan penyebab awalnya adalah taktik. Keduanya saling berkaitan dan harus ada dalam bisnis.

Konsep makro dan mikro

Sumber: newzealandnow.govt.nz

Strategi dan taktik berperan penting dalam bisnis. Dengan demikian Anda bisa menerapkannya lebih luas dengan menggunakan konsep makro serta mikro.

Pada dasarnya seseorang yang ingin sukses sebenarnya bisa diwujudkan dengan sengaja. Maka rencana makro jangka panjang bisa dirumuskan secara keseluruhan. Untuk mendapatkan itu, Anda perlu melakukan usaha-usaha setiap harinya atau yang disebut dengan mikro.

Baca Juga  Deretan Jam Tangan Merah Berdesain Eksklusif Siap Temani Hari Kasih Sayang

Penelitian membuktikna 99% orang menjalani kehdiupannya mengikuti jalur mikro yang begitu emosional. Pada akhirya, rencana makro tidaklah bersifat logis. Contohnya pada kehidupan berikut ini:

  1. Karir

Sebagian besar orang tidak tahu bagaimana pada akhirnya berhenti di tempat kerja saat ini. Pada umumnya mereka tidak pernah benar-benar memilih pekerjaan yang diinginkan atau merasa terbaik untuk dirinya. Hanya melihat lowongan pekerjaan saat membutuhkan atau mengikuti langkah teman saat melamar pekerjaan baru.

Tetapi ada juga yang secara logis merencanakan karir dengan cermat melalui pendekatan makro. Mereka memilih perusahaan berdasarkan apa yang diminati. Maka segala upaya pun dilakukan termasuk mencari tahu tentang lingkungan dan waktu yang tepat untuk melamarnya. Akibatnya, kesuksesan pun menunggu.

  1. Berat badan

Orang dewasa banyak yang mengeluh kelebihan berat. Tidak lain hal tersebut dikarenakan jalur hidup mikro yang didasarkan pada emosional. Misalnya saja, rasa ingin minum dan berpesta, makan makanan manis serta berlemak, duduk santai sembari nonton televisi seharian penuh. Akibatnya mereka memiliki berat badan berlebih, energi dan kualitas hidup rendah.

Di sisi lain beberapa orang memutuskan untuk bekerja meskipun memiliki keinginan untuk berpesta. Mereka bahkan menerapkan pola hidup sehat dengan diet, makanan kakanan rendah gula serta lemak, berolahraga teratur dan istrihata sejenak saat lelah. Hasilnya juga tampak pada tubuh yang lebih bugar, energi ekstra dan pikiran tenang.

Konsep makro/mikro ini diterapkan di kehidupan. Anda bisa mengaplikasikannya pada setiap aspek, seperti apa yang akan dilakukan di waktu luang, rencana pendapatan yang harus didapat, hingga seberapa besar kemungkinan untuk mencapai tujuan.

Menerapkan konsep ini adalah kunci sukses di bidang apapun. Berlawanan dengan kepercayaan populer, kesuksesan bukanlah terjadi secara kebetulan. Semuanya dirancang dan dibangun dengan sengaja.

Baca Juga  Demam Tik Tok Sedang Hits, kalian Sudah Punya? Berikut Fakta yang Perlu kalian tahu..

Konsep makro dan mikro dalam bisnis

Sumber: aib.edu.au

Konsep makro dan mikro tentang karir dan kesehatan sudah dijelaskan, lantas bagaimana dengan bisnis? Tahukah Anda bila 99% pebisnis menggunakan pendekatan mikro saja untuk menjalankan perusahaan mereka, contohnya saja menunggu problem terjadi baru evaluasi.

Padahal itu saja tidak cukup. Anda harus menerapkan makro dengan merumuskan beberapa hal, misalnya saja misi membangun perusahaan paling dipercaya dan dihormati, kembangkan loyalitas merek, bangun kredibilitas, harus memiliki reputasi yang baik, buat produk jauh berbeda dengan pesaing, dan lain sebagainya.

Intinya, Anda harus memiliki rancangan makro yang tepat. Hal tersebut bertujuan agar lebih mudah mencapai target dan goal. Jika demikian, maka akan menjamin aktivitas mikro jadi lebih baik.

Segala sesutau harus dilakukan secara berimbang. Salah satu timpang maka akan mempengaruhi seluruhnya. Pun demikian dengan bisnis serta kehidupan yang harus dipikirkan secara matang baik tujuan maupun langkah yang akan diambil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This