Ketahui Arus Kas Sejak Dini Dengan Pengelolaan Efektif

Advertisements
Sumber: medium.com

Grapadinews.co.id – Manajemen kas penting untuk perusahaan menjalankan produksi atau proyek. Ialah berupa keuntungan yang didapatkan dari penjualan produk ataupun jasa yang dikelola kembali. Bisa berupa barang, yang tidak terlihat seperti hak paten ataupun uang. Nantinya profit akan diputar kembali sebagai modal dan sebagian disimpan untuk kas yang dimasukkan ke dalam kekayaan.

Pada beberapa kasus, 60% kegagalan bisnis disebabkan oleh kas yang tidak dikelola dengan baik, sehingga menjadikannya habis sebelum diputar kembali. Seharusnya cash bisa digunakan lagi, entah untuk modal produksi, pembelian bahan, hingga membayar gaji karyawan. Untuk itu, solusi terbaiknya yakni manajemen arus kas yang baik dan terperinci.

Pengelolaan kas juga penting untuk mempertahankan modal yang dimiliki. Keberadaannya juga merupakan aset bagi perusahaan untuk menghadapi risiko. Lebih sederhananya, manajemen cashflow sama dengan menunda pengeluaran dan memaksimalkan pemasukan.

Maka sebelum mempelajari strategi meningkatkan dan mengelola arus kas, ada baiknya untuk ikuti dasar-dasarnya berikut ini.

Pengertian arus kas

Sumber: corporatefinanceinstitute.com

Pada dasarnya cashflow merupakan dana yang masuk dan keluar pada suatu usaha yang dijalankan. Uang yang masuk setiap hari, minggu, bulan, triwulan hingga tahun kemudian dicatat dalam laporan arus kas.

Pencatatan setiap hari memungkinkan perusahaan untuk mengetahui pengeluaran dan pemasukan sesering mungin. Dengan demikian apabila nanti ada kejanggalan pada laporan minggu, hingga tahunan bisa diketahui lebih dini.

Kas positif dan negatif

Sumber: smallbusiness.co.uk

Arus kas perusahaan dibagi lagi menjadi dua bagian. Cash flow positif terjadi apabila kas masuk ke bisnis dari penjualan, pitungan dan lain sebagainya. Lebihnya digunakan untuk gaji karyawan dan hutang dagang.

Kas negatif terjadi apabila arus kas keluar lebih besar dari pemasukan. Namun hal ini bisa ditangani untuk menjadikannya masuk ke zona positif. Salah satunya yakni dengan memotong biaya pengeluaran.

Baca Juga  Investasi Lebih Baik Daripada Menabung, Mengapa Demikian?

Laba tidak sama dengan arus kas

Sumber: arborinvestmentplanner.com

Perusahaan tidak hanya harus memantau laporan laba rugi, tetapi juga arus kas yang masuk pada perusahaan, seperti misalnya piutang, inventaris, hutang dagang, modal hingga pembayaran pajak.

Advertisements

Dalam ilmu akuntansi, laba hanya didefinisikan sebagai pendapatan dikurangi dengan biaya keluar. Namun arus kas mencakup untung rugi, jalannya keuangan, hingga ketersediaan modal untuk produksi/proyek selanjutnya. Maka dari itu, pada praktiknya cashflow butuh fokus lebih dalam dalam pengerjaannya karena menyangkut masa depan perusahaan.

Temukan titik keseimbangan

Sumber: pulseapp.com

Dalam menjalankan usaha, pebisnis harus mengetahui kapan untung dan apa saja yang mempengaruhi arus kas. Hal tersebut bertujuan untuk menentukan target demi masa kelangsungan dan masa depan perusahaan.

Arus kas dan laba negatif merupakan kombinasi yang dapat mengancam bisnis. Maka dari itu, fokus utama yakni pengelolaan cashflow untuk mencapai keuntungan.

Mengontrol cashflow

Sumber: due.com

Pada proses perencanaan, arus kas juga dimasukkan pada tahapan awal. Sebab nantinya Anda harus mencari tahu jumlah modal yang dibutuhkan untuk seluruh aspek usaha. Dengan demikian ada beberapa pertanyaan yang perlu dituliskan pada business plan, yakni:

  • Seberapa besar modal yang harus dimiliki?
  • Berapa biaya untuk membeli bahan?
  • Berapa banyak invoice yang sudah melebihi batas waktu?
  • Berapa banyak sisa uang tunai yang tersedia?
  • Berapa lama jangka waktu pembayaran pada supplier hingga mendapatkan pendatapan dari konsumen?

Pengelolaan cashflow yang baik menjadikan keuangan perusahaan lebih teratur dan terperinci. Dengan demikian kekayaan yang dimiliki bisa digunakan untuk kelangsungan masa depan usaha. Sebab aset merupakan fondasi utama bagi perusahaan menjalankan bisnisnya.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This