Kerap Tidak Sesuai Dapatkan Karyawan Melalui Outsourcing, Bagaimana Cara Memperbaikinya?


0
Spread the love
Sumber: www.ecs-net.com

Grapadinews.co.id – Pertumbuhan bisnis semakin meningkat seiring dengan berkembangnya zaman. Berbagai macam bidang usaha mulai bermunculan sebagai suatu bentuk inovasi dan kreativitas. Mengingat era milenial ditandai oleh canggihnya, maka tidak heran bila kurva perekonomian juga melonjak pesat.

Di balik itu semua, salah satu yang menjadi bukti perkembangan bisnis ialah adanya jasa outsourcing. Layanan ini disebut juga dengan pengalihdayaan dimana perusahaan meminta bantuan kepada pihak lain untuk merekrut karyawan. Dengan demikian, Anda tidak perlu lagi repot mengadakan proses seleksi. Sebab mereka yang akan menangani seluruh tahapannya.

Melalui outsoursing, perusahaan juga bisa memberikan persyaratan tentang karyawan seperti apa yang sesuai dengan kriteria. Kemudian mereka menggelar langkah demi langkah mulai dari seleksi administrasi, interview, tes tertulis dan lain sebagainya untuk mencari kandidat terbaik. Bisa dibilang cara ini sangatlah ringkas dan efisien. Klien tidak perlu kerepotan mempersiapkan segala sesuatunya, tetapi yang terpenting adalah menghemat biaya rekruitmen.

Hampir sebagian besar perusahaan menggunakan jasa outsourcing. Namun demikian ada pula yang tidak mempercayakan hal itu kepada pihak lain, mengingat karyawan adalah aset utama. Dalam beberapa kasus, kesalahan seringkali terjadi sehingga menciptakan ketidak percayaan terhadap pengalihdayaan. Lantas bagaimana caranya untuk menghindari hal tersebut?

Terapkan kedisiplinan

Sumber: www.employees-lawyer.com

Pada dasarnya menggunakan jasa outsourcing semakin memudahkan dalam proses penyeleksian karyawan. Tidak masalah bila menggunakan layanan dari pihak asing atau bahkan perusahaan yang memang telah memiliki prestasi. Di sisi lain, ini juga merupakan cara menghemat biaya baik untuk gaji karyawan maupun proses itu sendiri yang memakan dana tidak sedikit.

Biasanya, dengan outsourcing perusahaan bisa menerapkan sistem kontrak jangka pendek. Hal ini lebih menguntungkan karena tidak perlu menambahkan gaji pada karyawan senior, sebab masa mereka hanya beberapa tahun saja. Namun demikian, kesalahan bisa saja terjadi. Entah karena ketidak telitian, kurangnya komunikasi dengan pihak pengalihdaya, sehingga memutuskan poin penting yang diharapkan sejak awal.

Alhasil mereka menjadi kerepotan memeriksa keadaan dan kurang mengerti tentang karakter serta kondisi karyawannya. Ini merupakan kesalahan besar. Oleh sebab itu, meskipun menggunakan pihak ketiga, Anda harus turut serta dalam memantau langkah-langkah penting pada seluruh proses. Jadi apabila pengalihdaya keluar jalur atau mungkin terlalu gegabah dalam rekruitmen bisa dicegah sedini mungkin. Di sisi lain, cara ini juga dapat meminimalkan kerugian.

Tinjau sebelum kerjasama

Sumber: news.tj

Seperti yang disebutkan pada poin sebelumnya bila boleh saja menaruh kepercayaan kepada perusahana outsourcing baik dari luar maupun dalam negeri. Namun demikian, Anda tidak bisa langsung menunjuk mereka berkualitas jika belum mengetahui kinerja secara detail. Bekerja sama memang menguntungkan, tapi apabila salah memilih juga akan merugikan, bukan?

Dalam hal ini, perusahaan berhak mencari tahu tentang kinerja masa lalu atau track record. Mengetahui secara tertulis tidaklah cukup untuk menentukan mereka benar-benar dapat dipercaya. Bila perlu jalankan proyek kecil terlebih dahulu sebelum menyerahkan sesuatu yang lebih besar.

Jika memang dalam kurun waktu itu tidak mendapatkan hasil yang diinginkan, maka tidak perlu membuang waktu lagi. Teliti beberapa pihak ketiga lain yang bisa diandalkan dan dipercaya untuk jangka panjang.

Tentukan persyaratan dengan jelas

Sumber: thecontextofthings.com

Ketika seseorang melukis, setiap imajinasi dituangkan ke dalam kanvas. Akan tetapi jika hal itu hanya berupa warna samar, maka yang ada di pikiran tidak tersampaikan dengan baik. Beberapa pengusaha memiliki visi, tetapi tidak benar-benar punya gagasan konkret tentang bagaimana berencana dan melaksanakan. Jadilah menyerahkan semuanya kepada pihak lain. Padahal setiap pekerjaan membutuhkan orang dengan keahlian dan karakter yang berbeda-beda.

Anda tidak bisa mengisi posisi tertentu dengan staf yang tidak memiliki latar pendidikan dan pengalaman berbeda. Kebanyakan, perusahaan mengabaikan hal itu dan tidak memberi tahukan dengan jelas kepada pihak ketiga tentang persayaratan untuk bergabung. Akan lebih baik bila mengkomunikasikan secara detail sembari memberikan contoh tentang apa saja yang dibutuhkan agar bisa diterima.

Ini juga sama halnya dengan membangun sebuah rumah. Jika memang menginginkan perusahaan tumbuh baik, menarik dan kokoh dalam jangka waktu lama maka beri gambaran jelas tentang apa yang dibutuhkan. Kemudian arsitek yang tidak lain adalah pihak ketiga akan mewujudkan itu semua.

Sistem pembayaran tepat waktu

Sumber: www.pandologic.com

Setiap perusahaan menerapkan sistem pembayaran beraneka ragam. Ada yang dimuka dan pelunasan dibelakang. Bisa juga seluruh dibayarkan di awal atau bahkan secara bertahap. Beberapa pengusaha memilih membayar sesuai dengan kinerja, namun cara ini justru berisiko.

Apabila mereka tidak dibayar sesuai dengan waktu yang ditentukan, maka perhatian juga tidak begitu intens. Akibatnya pekerjaan tidak selesai dan membutuhkan waktu lebih lama dari yang ditentukan. Oleh sebab itu, cara terbaik untuk menjalin kerjasama dengan pihak outsourcing yakni disiplin dalam pembayaran sesuai dengan kesepakatan bersama di awal.

Menggunakan jasa outsourcing memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan yang membutuhkan. Tidak perlu lagi mengadakan proses rekruitmen yang membutuhkan waktu lama dan biaya besar, kini karyawan terbaik akan datang dengan sendirinya.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals