Jan Koum, Sosok Dibalik Suksesnya Whatsapp


0
Spread the love
sumber : ichef.bbci.co.uk

Whatsapp merupakan salah satu aplikasi pesan instan yang saat ini terkenal diseluruh penjuru dunia. Berdasarkan hasil riset dinyatakan bahwa aplikasi whatsapp merupakan aplikasi pesan instan dengan pengguna terbanyak di seluruh dunia. Aplikasi pesan instan whatsapp bahkan mengalahkan aplikasi pesan instan lainnya seperti BBM.

Namun dibalik gemerlapnya kesuksesan whatsapp terbisik cerita sosok pendirinya yang berjuang dengan gigih. Salah satu pendiri whatsap yakni Jan Koum tidak berjuang dengan mudah dan mulus seperti apa yang orang kira. Tantangan demi tantangan dia hadapi hingga akhirnya berbuah manis. Pria asal Kiev Ukraina ini berjuang hingga titik darah penghabisan tanpa kenal kata menyerah.

Jatuh Bangun Mengejar Kesuksesan

sumber : lazone.id

Jan koum, pria keturunan yahudi kelahiran Kiev Ukraina 24 Februari 1976 ini merupakan salah satu ujung tombak dari pendirian aplikasi pesan instan whatsapp. Jan koum tidak hidup dengan kecukupan dan kemewahan bahkan pada saat itu bisa dikatakan pas-pasan. Ayah dari Jan Koum bekerja sebagai manajer konstruksi dan ibunya hanyalah ibu rumah tangga biasa. Ditambah lagi pada saat itu ia hidup di tengah carut marut politik dan meningkatnya gerakan yang menolak Yahudi.

Pada tahun 1990 Jan koum dan keluarga pindah ke Amerika Serikat dan tinggal di daerah Mountain View. Meskipun telah berhasil keluar dari situasi politik ukraina yang saat itu sangat tidak menguntungkan bagi Jan Koum ia tidak dengan mudahnya membalikkan takdir hidupnya. Ditinggal sang ayah yang belum sempat menyusul ke Amerika, Jan Koum menggantikan perang peran mendiang ayahnya sebagai kepala keluarga.

sumber : businessinsider

Jan Koum sempat bekerja sebagai tukang-bersih-bersih di sebuah toko dan ibunya sempat menjadi seorang pengasuh anak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hidup yang serba sulit ini membuat Jan Koum dan keluarganya terpaksa menggantungkan diri pada subsidi pemerintahan setempat. Namun kesulitan demi kesulitan yang dia hadapi ini tidak membuatnya patah arang. Jan Koum terus mencoba untuk bangkit dan merubah nasibnya.

Setelah Jan Koum menyelesaikan pendidikan sekolah, ia terus melanjutkan studinya di San Jose University. Disitu ia bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga dan juga untuk membiayai kuliahnya. Ia bekerja sebagai salah satu penguji keamanan di Ernst & Young untuk untuk memenuhi kebutuhan hidup dan membiayai kuliahnya sendiri.

sumber : fifocapital.co.nz

Akhirnya dewi fortuna berpihak kepada Jan Koum. Dia bertemu dengan Brian Acton seorang pegawai Yahoo yang kemudian menjadi teman baiknya. Dengan pengetahuan programing yang ia pelajari secara otodidak akhirnya ia memutuskan untuk melamar pekerjaan ke Yahoo atas saran teman baiknya Brian Acton. Yahoo yang menyadari potensi dari Jan Koum tidak menyia nyiakan kesempatan ini dan merekrutnya sebagai engineer.

sumber : ayosemarang.com

Pada tahun 2007 Jan koum bersama sahabatnya Brian Acton memutuskan untuk mundur dari yahoo. Mereka berdua mencoba masuk ke Facebook yang pada saat itu memang menunjukkan potensi yang sangat menguntungkan di pasar. Namun lamaran dari Jan Koum dan Brian Acton ditolak oleh Facebook. Tidak patah semangat, Jan Koum menjadikan penolakan dari Facebook sebagai pemantik semangatnya untuk terus berkarya.

Tahun 2009 menjadi tahun bersejarah bagi Jan Koum karena perusahaan Whatsapp.Inc telah resmi didirikan di California. Jan koum pun fokus mengembangkan aplikasi pesan instan ciptaannya itu. Meskipun awalnya whatsapp hanya di unduh oleh sekitar 250 an orang saja, dan kebanyakan dari orang-orang dekat Jan Koum ia tidak patah semangat. Ia terus mengembangkan whatsapp meskipun aplikasi ini awalnya sering crash dan tidak menarik untuk digunakan. Namun dengan semangat dari rekannya Brian Acton, Jan Koum terus mengembangkan dan menyempurnakan aplikasi buatannya itu hingga aplikasinya digunakan oleh banyak orang seperti saat ini.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tiwi Pra

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals