IHSG di Zona Hijau, Rupiah di Angka Rp. 14.270

Sumber: tribunnews.com

Grapadinews.co.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona aman akhir pekan ini. Pada sesi kedua perdagangan saham, Jum’at (4/1/2019), nilainya naik hingga 53,53 poin atau 0,86%, dalam artian berada di posisi 6.274,54.

Perolehan tersebut juga dipengaruhi oleh saham LQ45 yang menguat hingga 1,09%, sehingga membuat seluruh indeks kompak berada di posisi atas. Pada pekan ini dilaporkan telah ada 222 saham berada di garis hijau. Dampaknya dapat mengangkat IHSG. Sementara 176 saham lainnya melemah, dan 146 masih di diam.

Pada pekan ini dilaporkan perolehan berada di posisi tinggi, yakni 6.274,54. Sedangkan terendahnya 6.200,85.

Pengaruhi posisi dolar Amerika

Sumber: elheraldo.co

Pada Jum’at ini dolar Amerika mencapai Rp 14.270. Angka tersebut dipengaruhi oleh total frekuensi perdagangan saham sebanyak 403.173 kali dengan volume dagang 10,2 miliar. Sementara nilai transaksi hariannya Rp. 7,4 triliun. Dilaporkan pula bila investor asing membeli saham hingga mencapai Rp. 324,13 miliar di pasar reguler.

Beberapa saham naik, lainnya turun

Sumber: www.teropongbisnis.com

Kenaikan saham beberapa sektor tersebut tidak diikuti oleh pertanian yang turun ke angka 0,49%. Industri juga berada di titik 0,03%. Konstruksi menyusut hingga 0,33%. Pada saham tambang justru naik hingga 3,6%, yang mana ini adalah perolehan tertinggi di pekan ini. Pada keuangan juga mengalami kenaikan ke angka 1,07% dan barang konsumsi menanjak ke 0,95%.

Saham Top Gainers dan terendah

Sumber: blog.triv.co.id

Pada beberapa saham yang berhasil di angkat tertinggi, seperi SMMT naik hingga 35% ke Rp 216 per sahamnya. Sementara GLOB melonjak 24,75% keRp 630 per saham, INDY tetap bertahan dengan 18,63% ke Rp 1.815 per saham.

Ada pula saham yang mengalami penurunan, seperti CANI dengan 22,98% ke posisi Rp 191 per saham. APEX 16,67% ke posisi Rp 1050 per saham.

Baca Juga  15 Quote Keren Kobe Bryant yang Mampu Menginspirasi Hidupmu!

Saham di Asia beraneka ragam

Sumber: mahadana.co.id

Naik turunnya saham juga terjadi pada pasar Asia. Hong Kong Hang Seng mengalami kenaikan 2,24%, yang mana perolehan tersebut bukukan penguatan terbesar. Semenara Korea Selatan Kospi mulai naik dengan 0,83%, Singapura juga masih menguat dengan 1,34%. Ada pula Shanghai mulai ke atas 2,05%. Jepang Nikkei mahkan harus turun 2,26 %, disusul dengan Taiwan yang menyusut hingga 1,16%.

Nilai rupiah yang stabil juga dipengaruhi oleh adanya January Effect. Selian itu naiknya saham juga terjadi karena adanya atsbilitas fundamental makro ekonomi yang berkesinambungan, sehingga IHSG turut menguat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This