Fakta seputar Kesalahan dalam Membersihkan Gigi dan Mulut, hati-hati ya gaess…

Advertisements

Ngomongin seputar kesehatan gigi dan mulut, itu gak gampang lho. Dalam merawatnya aja, kita perlu tahu gimana sih cara menyikat gigi yang baik dan benar? Jangan asal. Kalian mungkin masih mikir kalau menyikat gigi sehari 2 x pas ketika pagi sebelum beraktivitas dan malam sebelum tidur itu cukup?? Haloow… ternyata itu masih kurang lhoo sahabat grapadi. Pasalnya embel-embel menjaga kesehatan gigi dan mulut tapi kita sendiri gak menerapkan cara-cara yang baik dan cenderung asal, yang ada malah bikin gigi kenapa-kenapa..

Yuks simak beberapa kesalahan dalam membersihkan gigi dan Kesehatan mulut, supaya kita tahu dan makin pinter

1. Sikat gigi cuma sekali

Malas Menyikat gigi/Instagram.com

Diantara kita mungkin termasuk yang rutin menyikat gigi 2 x sehari. Pertama sebelum berangkat beraktivitas dipagi hari dan yang ke dua malam sebelum kita tidur, Tapi hal kaya gitu mungkin rutin kita kerjakan saat hari kerja. Coba deh dipikir jika sedang liburan dirumah saja, gak kemana-mana boro-boro mau sikatan, mandi aja pasti rasa males kan?? Menyikat gigi Cuma sekali dalam sehari itu bisa meninggalkan plak atau istilah kita jigong di garis antara gusi dan gigi lhoo yang jika di lakukan terus-menerus bisa menyebabkan radang sampai gusi bisa terinfeksi

 

2. Berbahaya produk pasta gigi yang mengandung pemutih

Foto: Google.com

Sekarang kita tahu, siapa sih yang zaman sekarang gak pengin giginya putih?? Hayoo ngaku..?? kebanyakan untuk membuat gigi jadi tampak putih biasanya kita menggunakan pasta gigi yang di dalamnya terdapat zat pemutih. Faktanya jika kita terlalu sering atau berlebihan menggunakan zat pemutih apalagi buatan bisa meningkatkan sensitivitas gigi, jadi kalau kalian makan atau minum akan terasa linu

Baca Juga  Kontribusi Konsultan Bisnis

 

3. Sudah lama tidak mengganti sikat gigi

Contoh Sikat gigi yang rusak/Instagram.com

 

Sebaiknya jangan terlalu lama mengganti sikat gigi, sekitar 3-4 bulan sekali wajib ganti. Atau selambat-lambatnya jika kamu sembuh setelah sakit seperti pilek, flu, sakit perut atau sakit tenggorokan. Soalnya bisa jadi virus-virus penyakit masih menempel di sikat lama

 

4. Buru-buru dalam hal menyikat gigi

Foto: Instagram.com

Rata-rata orang menyikat gigi tidak kurang dari 1 menit atau sekitar 45 detik. Padahal menurut dokter gigi disarankan untuk menyikat dua kali sehari selama 2 menit. Soo, kalau kalian masih suka merasa bau mulut atau ada sisa makanan yang yang menempel pada gigi padahal kalian udah sikat gigi, bisa jadi kalian buru-buru sikatannya gaes.

5. Saking bersemangatnya terlalu keras menyikat gigi

Luka akibat Terlalu Keras Menyikat/News.com

Bersemangat boleh tapi kalau urusannya seputar gigi perlu diwaspadai ya, soalnya kalau kita terlalu bersemangat itu bisa meningkatkan risiko pembusukan, terutama jika kita menekannya terlalu keras hal itu bisa menyebabkan rusaknya jaringan gusi kita. Karena itu lebih baik, sikatlah gigi kita secara menyeluruh dan perlahan ke semua area

Advertisements

 

6. Menggunakan Obat Kumur yang asal

Foto: Grind.com

Penggunaan Obat kumur bermanfaat sekali untuk kesehatan mulut, mengurangi plak, mencegah pembusukan akibat sisa makanan dan penyakit gusi lainnya. Tapi yang perlu kalian tahu, diantaranya ada yang mengandung banyak alkohol lho yang bisa membuat mulut kalian jadi kering. Jika mulut kering, bisa jadi kita tidak bisa menghasilkan air liur, semantara fungsi dari air liur itu sendiri salah satunya adalah mencegah gigi berlubang. Alangkah baiknya untuk mencegah dari pada mengobati konsultasikan dulu ke dokter gigi mengenai obat kumur yang dipakai.

Baca Juga  Virus Corona Membuat Perekonomian Dunia Lesu

7. Hal yang paling sering banget di lakukan: dateng ke dokter gigi Cuma kalo lagi sakit aja

Foto: okedokter.com

Salah satu kesalahan yang kita sendiri cukup tahu dan paham dalam merawat gigi dan mulut yaitu datang ke dokter gigi Cuma kalau lagi ngerasa sakit aja. siapa nih yang kaya gitu…??

Padahal, sebaiknya datang ke dokter gigi itu tidah karus nunggu sakit dulu baru datang. Disarankan setiap minimal 6 bulan sekali. Untuk menjaga gigi dan mulut yang baik, pastikan konsultasikan dengan dokter yang berpengalaman dan rutin.

Semoga setelah kita tahu, kita bisa lebih memperhatikan kebiasaan baru dalam menyikat gigi ya..

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This