MenyalinHarap perbaharu

Cara Putus Baik-baik dan Dewasa agar tidak Terlalu Sakit

Tidak selalu hubungan itu berjalan mulus, karena masalah dan perbedaan pasti ada, jadi bisa saja berujung perpisahan. Kalau sudah begitu, kenapa terus dipertahankan?. Jangan karena sudah lama dan tahu masing-masing dipertahankan padahal yang dilakukan pasangan fatal alias tidak bisa ditolerir.

Permasalahan yang ada meliputi, ketidakcocokan, agama yang beda, keluarga yang beda, hingga hubungan yang toxic. Sebaik-baiknya perpisahan pasti ada luka didalamnya. Dua-duanya memiliki luka yang sama, tinggal persentasenya bagaimana.

Berikut ini cara putus baik-baik dan dewasa, sehingga hasilnya nanti tidak terlalu sakit, diantaranya:

1. Cari Waktu yang Tepat beserta Tempatnya

Apa yang akan dibicarakan adalah hal yang sifatnya pribadi, jadi cukup kamu dan dia yang tahu. kamu harus merencanakannya dengan baik-baik dan matang mulai cari waktu yang tepat beserta tempatnya juga.

Sebagai pasangan, pasti tahu mana waktu yang tepat sesuai psikologi dan mood dari pasangan. Hindari tempat umum untuk berdiskusi agar saat terjadi kemarahan atau kesedihan tidak diketahui orang banyak.

2. Hindari Berbicara Lewat Chat atau Telpon

Hal ini mengundang salah paham dan akan lebih baik ketemu langsung. Jika kamu melakukannya lewat chat atau telepon, ingat kalian sudah kenal lama setidaknya harus tahu karekter masing-masing dan jika diakhiri dengan jalan seperti itu berasa perpisahannya bukan akhir dan sungguh-sungguh.

Malahan jika diajak ketemu, enak nanti ngobrolnya lama dan tidak menimbulkan salah paham secara berlebihan. Lakukan secara dewasa, agar tidak ada tanggungan dan kepikiran terlalu, ajak dia bertanya, mengeluarkan ekspresinya dan unek-uneknya.

3. To the Point, Jangan Berbelit-belit

Jika membicarakan sesuatu yang penting, maka segerakan dan jangan lupa karena hal itu yang paling utama dalam menyelesaikan masalah. Bicarakan intinya saja, jangan berbelit-belit dan buat kalimat lugas dan tegas ingin putus secara baik-baik.

Baca Juga  Siapa Yang Lebih Cepat Move On, Cowok Atau Cewek? ‚Äč

Sebelum bertemu dengan dia, atur dengan baik, pertanyaan dan apa yang ingin kamu utarakan selama ini. agar jelas dan dia beri kesempatan juga dalam berkata. Semoga dengan hal tersebut membuat semuanya menjadi lega karena dengan begitu dewasa.

4. Bicara Jujur tanpa Ada yang Ditutupi

Maksudnya bicara tanpa ada yang ditutupi mengenai pasangan maupun hubungan yang selama ini dijalin. Jujur memang menyakitkan, tapi mau bagaimana lagi lebih baik seperti itu daripada tidak sama sekali.

Katakan alasannya untuk putus, dan jelaskan apa yang kamu rasakan selama ini terhadap pasangan. Apa yang kamu inginkan dan butuhkan dalam pasangan maupun hubungan. Hal tersebut membuat ia paham apa yang kamu maksud.

5. Berikan Alasan Logis Kenapa Putus

Setiap persoalan pasti ada sebabnya, sehingga akibatnya memang salah satunya memang mengakhiri jika tidak cocok sama sekali. Mengakhiri hubungan memang keputusan pahit, tapi mau bagaimana lagi. Tanpa diakhiri, semuanya nanti sama-sama sakit.

Berikan alasan yang benar dan logis kenapa hubungan tersebut harus diakhiri. Tujuannya agar yang diputus dan kamu tidak terlalu sakit. Hindari hubungan yang akhirnya tidak jelas mau dibawa kemana. Apalagi sudah lama dan tidak berujung pada jenjang yang serius.

6. Bicara secara Tenang tanpa Emosi

Memang, kita tidak bisa menahan emosi terlalu saat air mata mulai runtuh dan emosi marah, atau apapun itu mulai membuncah. Apalagi saat kamu ingin mengatakan hal sensitif rasanya emosi dulu yang harus keluar, padahal tahan-tahan itu semua tenang masalahnya diri sendiri yang tidak bisa.

Oke, kita mulai merencanakan mencoba meminimalsiir perasaan tersebut dengan tenang dan diam hembuskan nafas. Pelan-pelan bilang tidak apa-apa semuanya perlu belajar. Nada seimbangkan dengan lembut karena itu pasanganmu walaupun belum putus.

Baca Juga  Jangan di Dunia Maya Saja! Berikut 6 Tempat yang Tepat untuk Mencari Jodoh

7. Katakan Maaf dan Terima Kasih

Pasti ini yang terakhir, walaupun tidak bisa jangan lupa. Kadang saking asyiknya ngobrol dan lebih memilih emosinya jadi lupa akan hal ini. ini simpel tetapi sangat perlu dan dampaknya banyak, terkait dengan masa depanmu agar tidak melihat masa lalu terlalu.

Tajutnya menyesal dulu putus tidak ada kata ini sehingga kepikiran sampai tua. Jangan, karena hal itu membuang-buang waktu. Itu sebagai bentuk penghargaan atas hubungan yang sudah dijalani. Jangan lupa ucapkan maaf atas hubungan selama ini dan tidak bisa mempertahankannya.

Itulah penjelasan tentang Cara Putus Baik-baik dan Dewasa agar tidak Terlalu Sakit, semoga bermanfaat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download E-Magazine Grapadinews!

Join our mailing list to receive the latest news and updates from our team.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Shares
Share This