Cara Jitu Lunasi Hutang Bisnis


0
Spread the love

Hutang adalah suatu kebalikan dari aset yang dimiliki seseorang. Semakin banyak orang memiliki hutang, akan semakin kecil tingkat kekayaannya. hutang sendiri terdiri dari dua jenis, yaitu hutang produktif dan hutang konsumtif. Hutang produktif merupakan hutang yang digunakan untuk pembiayaan kegiatan yang mendatangkan manfaat finansial secara langsung, seperti pinjaman untuk modal usaha. Sebaliknya, hutang konsumtif merupakan hutang yang digunakan untuk kegiatan yang sifatnya konsumtif, misalnya pinjaman untuk berlibur.

Ada banyak cara dan strategi untuk melunasi hutang dengan cepat. Biasanya ada cara-cara yang dibagikan dalam berbagai forum bagaimana melunasi hutang dengan tanpa menimbulkan masalah baru.

Menyusun daftar hutang

Sebelum melakukan langkah-langkah melunasi hutang, sebaiknya menyusun daftar seluruh hutang yang ada. Tulis semua hutang dengan susunan sesuai yang paling diprioritaskan untuk dilunasi. Termasuk, besaran suku bunga.

Pertama-tama ambillah tagihan hutang yang Anda miliki dan catat masing-masing nominalnya. Jangan lupa untuk mencatat masing-masing bunga yang dikenakan pada tunggakan tersebut. Berikanlah prioritas pada hutang dengan suku bunga yang lebih tinggi.

Membuat rencana budget

sumber : alomuslim.com

Rencana budget yang perlu dibuat haruslah rinci dan memuat segala aspek yang berkaitan dengan pengeluaran dan pemasukan setiap bulannya. Rencana yang harus anda buat adalah yaitu daftar pemasukan yang memuat asal pemasukan keuangan dan jumlahnya, daftar pengeluaran yang bervariasi setiap bulannya, daftar pengeluaran yang kurang lebih tetap setiap bulannya misalnya saja asuransi, biaya listrik, air, atau biaya operasional serta daftar pengeluaran yang termasuk dalam hutang atau pinjaman.

Dengan membuat daftar budget seperti ini, maka setiap orang akan bisa memahami posisi finansial mereka serta mampu membuat rencana pembayaran yang tepat sehingga semua kebutuhan mereka bisa terpenuhi. Selain itu, pembuatan rencana budget seperti ini akan bisa menunjukkan kepada setiap perusahaan mengenai kemampuan finansial mereka, apakah mereka mampu untuk bisa memenuhi semua kebutuhan tersebut ataukah mereka memiliki resiko finansial dimasa yang akan datang.

Setelah pembuatan rencana budget, pastikan untuk membuat juga jadwal pembayaran hutang untuk setiap jenisnya. Jenis pinjaman yang berbeda mungkin membutuhkan jenis pembayaran yang berbeda pula, misalnya pembayaran secara auto debet atau pembayaran secara tunai.
Buatlah jadwal waktu pembayaran untuk setiap jenis hutang dan pinjaman, jumlah uang yang harus dibayarkan, serta jenis pembayaran. Buatlah sebuah catatan khusus untuk mengingatkan Anda secara teratur. Pastikan juga Anda tidak melewatkan satu kalipun waktu pembayaran, karena hal ini justru akan menambah beban pembayaran hutang di masa yang akan datang.

Menetapkan prioritas pelunasan

sumber : .ide-bisnis.com

Lunasi hutang yang bersifat mendesak, yaitu hutang yang bernilai tinggi, berbunga tinggi dan sangat penting untuk kelancaran aktivitas harian. Misalnya, cicilan KPR atau KPM yang jika anda terlembat membayar cicilannya bisa menyebabkan denda yang semakin tinggi ditambah kemungkinan untuk disita yang menyebabkan kita terusir dari rumah dan mobilitas kita untuk hal-hal produktif akan terganggu luar biasa.

Lunasi hutang kartu kredit. Kalau memang tidak punya uang untuk langsung melunasi, anda cukup membayar 10% dulu walaupun ini sangat tidak direkomendasikan. Hutang kartu kredit bisa dikatakan susah, karena tingkat bunganya yang sangat tinggi, apalagi kalau terlambat membayar dendanya menyesakkan dada. Kalau Anda memiliki hhutang kartu kredit lebih dari satu, maka prioritaskanlah kartu yang berjumlah dan berbunga yang tertinggi dulu. Namun untuk lebih amannya, gunakanlah kartu kredit hanya untuk memudahkan transaksi pembayaran Anda. Jangan pernah menganggap kartu kredi itu adalah uang tambahan. Usahakan langsung dilunasi sebelum jatuh tempo.

Tidak membuat masalah baru

sumber : sllekr.co

Jika sedang giat melunasi hutang, sebaiknya jangan membuat hutang baru. Terlebih bagi mereka yang gemar belanja dengan menggunakan kartu kredit. Sebaiknya selesaikan dulu hutang yang wajib dibayar. Jangan sampai menerapkan pola atau gaya hidup gali lubang tutup lubang untuk menyelesaikan hutang.

Metode gali lubang tutup lubang ini ibarat berbisnis dengan bom waktu. Tinggal menunggu waktu saja saat jatuh ke lubang yang digali sendiri dan terkubur di dalamnya. Hal ini akan membebani bisnis yang dilakukan.

Menyicil dengan nominal kecil

Boleh saja mencicil hutang dengan angka kecil, tapi dilakukan sesuai periode yang telah ditentukan. Daripada membayar hutang langsung banyak, tapi tidak realistis, hal ini bisa menjadi sia-sia. Bahkan, berpeluang untuk memunculkan masalah baru. Tak beda dengan gaya hidup gali lubang tutup lubang.

Jumlah hutang yang terlalu besar sulit untuk melunasinya. Apabila pendapatan bulanan tidak sanggup menutupi total utang, bayarlah hutang dengan pembayaran minimum. Meskipun jumlah yang dibayar hanya beberapa persen dari total hutang, ini lebih baik dibandingkan sama sekali tidak mencicilnya.
Beritahukan kepada kreditur kalau Anda akan melakukan pembayaran minimum di bulan yang bersangkutan. Konfirmasi ini dapat dimaklumi, apalagi saat kreditur mengetahui kondisi finansial saat ini. Akan tetapi, jangan terlalu sering melakukan pembayaran minimum. Hal tersebut akan menyebabkan hutang Anda tidak lunas-lunas sampai beberapa tahun kemudian.

Batasi penggunaan kartu kredit

sumber : a

Jangan sampai terlambat membayar tagihan kartu kredit. Tanpa disadari, keterlambatan membayar tagihan dikenai denda. Bahkan denda diakumulasikan dari total tagihan dan bersifat bunga-berbunga sejak hari keterlambatan pembayaran. Bisa dibayangkan, jumlah bunga yang harus kita bayar jika terlambat beberapa hari. Bunga ini akan terlihat sedikit namun ternyata cukup besar juga jika diakumulasikan.

Hindari membayar minimum payment. Pembayaran minimum mengakibatkan sisa hutang yang tidak terbayarkan terkena bunga. Membayar minimum bukan berarti sisanya akan ditagihkan dengan tanpa bunga. Bahkan nilai pembayaran akan lebih besar lagi bila terjadi transaksi lagi di luar sisa tagihan. Hal ini membuat tagihan kartu kredit di bulan berikutnya akan berlipat-lipat. Hal ini tentu dapat berakibat fatal pada keuangan.

Satu lagi hal berbahaya yang tidak kita sadari saat memakai kartu kredit yaitu menghabiskan limit. Biasanya limit kartu kredit anda disesuaikan dengan penghasilan yang anda dapatkan. Bahkan limit kartu kredit bisa sebesar jumlah penghasilan anda. Karena hal itu, penggunaan kartu kredit hingga limit maksimal akan menimbulkan masalah finansial di kemudian hari.

Kartu kredit rata-rata memiliki manfaat tarik tunai. Namun perlu diperhatikan bahwa manfaat ini tidak gratis. Yang harus anda ingat adalah tarik tunai melalui kartu kredit akan dikenakan beban biaya tarik tunai sebesar 3%. Belum lagi jika ada keterlambatan pembayaran. Maka bunga kartu kredit akan berlipat-lipat. Karena hal itu, sebaiknya anda harus mengurangi tarik tunai menggunakan kartu kredit.

Menghindari jebakan kartu kredit bukanlah hal yang rumit, asalkan anda sudah paham bagaimana langkah dan caranya. Agar penggunaan kartu kredit dapat bermanfaat maksimal, sebaiknya gunakan kartu kredit dengan bijaksana dan sesuai kebutuhan. Lakukan perencanaan yang matang atau perencanaan budget sebelum memutuskan menggunakan kartu kredit. Agar di kemudian hari tidak perlu kerepotan secara finansial akibat penggunaan kartu kredit yang kurang tertib.

Hutang merupakan sebuah ikatan, tuntutan, dan kewajiban yang harus diselesaikan dengan segera. Jangan sampai terjerat masalah ekonomi tak berkesudahan gara-gara berbagai hutang.


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tiwi Pra

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals