7 penyebab kegagalan pemain bisnis coffee


0
Spread the love
sumber : maxmanroe.com

Saat ini ada banyak sekali bisnis kedai kopi yang bisa Anda temukan di berbagai kota. Bisnis kopi menjamur dan dapat memberi keuntungan yang menarik untuk pemilik kedai kopi. Namun karena semakin banyaknya bisnis kopi, persaingan juga semakin ketat dan tak jarang menjadikan kedai kopi tersebut gulung tikar jika tak mampu bersaing.

Menjalankan sebuah bisnis sama halnya dengan Anda yang sedang menuntut ilmu di sekolah. Anda akan menemukan berbagai macam pelajaran dari bisnis yang sedang Anda jalankan sehingga dapat mencapai kesuksesan. Maka dari itu seorang pebisnis dituntut untuk selalu belajar dan mau upgrade ilmu bisnisnya. Anda tentu tak akan terlepas dari kesalahan saat menjalankan sebuah bisnis kedai kopi. Namun beberapa kesalahan ini menjadi penyebab fatal sebuah bisnis kopi gagal dilanjutkan.

  1. Salah dalam membuat perencanaan
sumber : liputan6.com

Dalam membangun sebuah usaha kedai kopi tentu anda harus punya konsep kedai kopi yang berbeda dengan lainnya. Dengan begitu, Anda membutuhkan perencanaan yang tepat agar mampu menghemat tenaga, uang, waktu serta pikiran. Maka dibutuhkan perencanaan yang baik mengenai waktu yang Anda pakai untuk menjalankan bisnis kopi, menyortir uang bisnis dan keperluan pribadi, mengembangkan konseip bisnis, merencanakan anggaran bsinis Anda serta menuliskan rencana bisnis Anda.

  1. Kurangnya penelitian

Dalam memulai sebuah bisnis di bidang apapun, Anda membutuhkan pasar. Salah satu kesalahan yang sering kali dibuat oleh pemilik kedai yaitu menjalankan bisnis kopi tanpa riset dan perencanan lebih dulu. Riset bisa Anda lakukan dengan membaca buku mengenai bisnis kopi, mencari tahu badan usaha yang bisa meningkatkan skill Anda dalam manajemen bisnis kopi, belajar mengenai pengolahan kopi dan lainnya.

  1. Tidak punya konsep ide bisnis
sumber : gudnyus.id

Menjalankan sebuah bisnis tanpa adanya konsep yang jelashanya akan menghabiskan banyak dana dan waktu saja. Seiring perkembangan kedai kopi yang anda miliki, tentu akan terdapat improvisasi saat menjalankan bisnis. Adanya konsep tersebut mampu membuat bisnis Anda tetap berada dalam konsep awal.

  1. Memiliki banyak hutang

Untuk mendapatkan modal bisnis, biasanya menggunakan tabungan milik sendiri, meminjam dana dari teman, bank atau keluarga. Anda perlu berhati-hati dengan hutang yang Anda miliki sebab bisa menjadi masalah yang sulit untuk diatasi dalam bisnis. Buatlah anggaran yang akurat, lalu putar keuangan sesuai dengan anggaran yang sudah dibuat. Sebaiknya hindarilah untuk berhutang.

  1. Manajemen bisnis yang kurang tepat
sumber : majalah.ottencoffee.co.id

Untuk memulai sebuah bisnis kopi yang baik, maka dibutuhkan manajemen yang baik pula. Beberapa manajemen yang dibutuhkan yaitu inventory manajemen, pengelolaan karyawan, pengelolaan gaji, menjaga hubungan dengan vendor, melakukan pelatihan serta manajemen anggaran.

  1. Salah menempatkan orang

Pada segala bidang bisnis, pelanggan tentu menginginkan pelayanan terbaik. Begitu pula pada kedai kopi, maka Anda membutuhkan barista berpengalaman yang hebat serta mampu memberi pelayanan terbaik untuk pelanggan Anda setiap hari. Meski kedai kopi Anda memiliki rasa yang enak namun para pelayananya tidak ramah, hal ini bisa memberi kesan buruk bagi pelanggan dan malah malas kembali ke kedai kopi.

  1. Mengabaikan cash flowsumber : majalah.ottencoffee.co.id

Adanya laporan keuangan sejak awal Anda memulai sebuah bisnis bisa membantu Anda melakukan perencanaan anggaran bisnis dengan baik. Mempunyai arus kas sangat penting untuk dilakukan sehingga Anda mampu  memproyeksikan hasil penjualan harian hingga laporan laba rugi.

 


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
1
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Tiwi Pra

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals