6 Cara Efektif Menganalisis Pergerakan Keuangan Perusahaan


0
8 shares
Spread the love
Sumber: creditrepairsummit.com

Grapadinews.co.id – Pada usaha, baik kecil, menengah dan besar, laporan keuangan sangatlah penting. Tanpa dana bisnis tidak akan bisa berjalan dengan semestinya. Bisa dikatakan uang merupakan mesin dalam kehidupan termasuk jalannya usaha.

Maka modal awal, pendapatan, dan pengeluaran haruslah dicatat dalam suatu laporan khusus. Report disusun secara sistematis dan teratur sesuai dengan pemasukan dan expand setiap harinya. Tidak perlu menunggu hingga beberapa bulan untuk membuatnya, daily report justru yang paling penting untuk mengetahui setiap detail pergerakan uang dalam perusahaan.

Selain untuk biaya produksi, uang juga digunakan untuk pemeliharaan aset yang dimiliki oleh perusahaan. Kekayaan yang dimaksut bisa berupa barang dan benda berwujud lainnya. Kemudian ada pula biaya operasional, seperti biaya listrik, air, telepon, kebutuhan kantor dan masih banyak lagi lainnya. Ada pula biaya sumber daya manusia, mulai dari gaji karyawan, biaya rekruitmen, hingga pesangon.

Pada intinya, uang terus berputar setiap waktu. Maka, untuk setiap profesional yang mengurus bidang ini, penting sekali mengetahui cara menganalisis laporan keuangan perusahaan secara efektif.

Hal tersebut membutuhkan pemahaman tentang tiga bidang utama, yakni struktur financial report, karakteristik ekonomi industri, strategi yang diupayakan untuk membedakan dengan pesaing. Secara umum ada enam langkah untuk mengembangkan analisis keuangan agar lebih efektif. Simak ulasannya berikut ini!

Identifikasi karakteristik ekonomi industri

Sumber: sm.edu.au

Dalam praktiknya, pertama yang harus diperhatikan yakni menganalisis nilai-nilai industri, meliputi semua aspek penting yang menjadi rangkaian penting suatu usaha. Mulai dari tahap ide, manufaktur, dan distribusi produk atau jasa.

Tim penganalisis bisa juga mengaplikasikan teori Porter’s Five Forces atau analisis ekonomi lainnya. Pastikan agar setiap langkah dalam bisnis sudah sesuai dengan teori dan perhitungan yang telah ditetapkan.

Identifikasi strategi perusahaan

Sumber: www.newnorth.com

Sebelum menciptakan produk atau jasa, perusahaan memiliki strategi. Taktik ini dimulai dari penciptaan produk atau jasa yang unik, sehingga nanti mudah menarik minat konsumen. Kemudian bagaimana menciptakan loyalitas merek, perkiraan margin laba, hingga pengeluaran yang sebisa mungkin dikendalikan.

Pengendalian biaya bukan untuk mengurangi kualitas produk atau jasa, tetapi bagaimana menciptakan sesuatu yang bernilai dan berkualitas namun dengan pengeluaran minim. Selain itu, faktor-faktor seperti integrasi rantai pasokan, disverifikasi geografis dan industri juga perlu dipertimbangkan. Kesemuanya perlu didentifikasi untuk mengetahui apakan strategi yang dilakukan sudah cukup baik dan nantinya berdampak menguntungkan atau justru mengurangi profitabilitas perusahaan.

Menilai kualitas laporan keuangan perusahaan

Sumber: www.mynextmove.org

Selanjutnya beranjak pada laporan keuangan perusahaan. Pengerjaannya tidak boleh dilakukan main-main, sebab setiap detail report tersebut sangat berpengaruh pada perkembangan bisnis. Maka dari itu tinjaulah financial report dengan standar akuntansi yang relevan.

Dalam memeriksa akun neraca, masalah-masalah seperti pengakuan, penilaian dan klasifikasi adalah kunci untuk proses evaluasi secara tepat. Akan tetapi pertanyaannya adalah apakah neraca ini merupakan representasi lengkap yang menunjukkan kondisi ekonomi perusahaan?

Ketika mengevaluasi laporan laba rugi, poin utamanya adalah menilai dengan benar kualitas laba sebagai representasi dari kinerja dan kondisi ekonomi bisnis. Sementara itu, evaluasi laporan arus kas membantu dalam memahami dampak likuiditas perusahaan terhadap operasi, investasi dan aktivitas keuangan dalam periode tersebut. Pada dasarnya dari mana dan ke mana dana serta bagaimana likuiditas mempengaruhi ketahanan usaha.

Analisis profitabilitas dan risiko saat ini

Sumber: www.infosys.com

Langkah ini merupakan cara serius bagi tim keuangan untuk mengevaluasi laporan keuangan perusahaan. Alat analisis yang paling umum adalah financial ratio, meliputi likuiditas, manajemen aset, profitabilitas, utang piutang dan penilaian risiko/pasar.

Sehubungan dengan profitabilitas, ada dua pertanyaan besar yang perlu digaris bawahi. Pertama seberapa menguntungkannya operasi perusahaan terhadap asetnya, terlepas dari biaya pemeliharaan dan seberapa menguntungkannya perusahaan dari perspektif pemegang saham ekuitas. Penting pula untuk belajar bagaimana memisahkan pengembalian yang menjadi dampak utama.

Kemudian yang tidak kalah harus dilakukan yakni menganalisis rasio laporan keuangan apapun secara komparatif, misalnya saja membandingkan dengan rasio dari periode sebelumnya atau terhadap perusahaan/industri lain.

Menyiapkan perkiraan laporan keuangan

Sumber: thebalance.com

Dana awal serta biaya setiap hari memang perlu dicatat dalam suatu laporan keuangan. Sebelum terjun pada situasi yang sesungguhnya, tidak ada salahnya untuk membuat perkiraan yang meliputi pengeluaran setiap aspek, produk yang terjual beserta pendapatan, kemudian hitung ramalan keuntungan yang didapat.

Meskipun laporan tersebut belum pasti, namun tim keuangan harus membuat asumsi itu secara masuk akal. Hal ini berguna untuk menganalisis tentang masa depan perusahaan, risiko yang akan dihadapi dan dampaknya terhadap arus kas serta pendaaan. Forecasted financial biasanya digunakan untuk memprediksi laporan keuangan pro-forma berdasarkan teknik prosentase pendekatan penjualan.

Nilai perusahaan

Sumber: www.cpacanada.ca

Meskipun pendekatan penilaian ada banyak bentuknya, namun yang paling umum adalah jenis metodologi arus kas diskonto. Arus kas ini bisa dalam bentuk dividen yang diproyeksikan atau teknik terperinci seperti arus kas bebas ke pemegang saham atau disesuaikan dengan dasar perusahaan. Pendekatan lainnya yakni dengan menggunakan penilaian relatif atau tindakan berbasis akuntansi seperti penambahan nilai ekonomis.

Setelah melewati tahap analisis perusahan dan laporan keuangan, pertanyaan selanjutnya yakni apakah semua itu cukup bisa diandalkan? Kenyataannya ada banyak contoh penyimpangan akuntansi yang sering dilaporkan, mulai dari kecurangan, manipulasi, dan masih banyak lagi lainnya. Maka dari itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, tim perlu juga menyiapkan laporan khusus yang asli dan bagaimana caranya mendeteksi setiap gerak-gerik mencurigakan.

 


Like it? Share with your friends!

0
8 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals