5 Pengusaha Sukses di Bidang Teknologi Bagikan Kisah Habiskan Waktu Berlibur


0
3 shares
Spread the love

Sumber: www.virgin.com

Grapadinews.co.id – Musim liburan yang telah ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Momen paling berharga bagi para pekerja untuk refresh pikiran sejenak dan menanggalkan pekerjaan. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu holiday, seperti pergi ke alam, belanja, hingga ke arena permainan. 

Namun tidak untuk para pengusaha terkenal di dunia. Mereka justru memiliki cara berbeda untuk menghabiskan masa liburan. Berikut ini adalah kisah mereka saat bertemu dengan holiday season

  1. 1 Sarah Zhang, Founder Points (PTS)

    Sumber: sg.news.yahoo.com

    Menjalankan bisnis di bidang startup khususnya blockchain seperti Points (PTS) harus bisa mengkolaborasikan protokol data. Setiap harinya dituntuk untuk bergerak cepat dan mengetahui tentang situasi di luar sana. Belum lagi saat keesokan harinya ada saja kejutan yang terjadi. 

    Jadi mengelolan perusahaan yang 24 jam harus diawasi perlu adanya waktu untuk bersantai untuk merenungkan apa yang telag dilakukan. Kadang pula harus ada waktu menyendiri untuk memikirkan caranya memajukan perusahaan. 

    Pada umumnya pemilik startups hampir tidak ada waktu untuk tenang. Namun Sarah Zhang memilih untuk meditasi, dan refleksi untuk me-refresh pikiran. Kegiatan tersebut membantunya untuk menilai masa lalu, sekarang dan nanti. 

  2. 2 Kosuke Sogo, CE & Co-founder AnyMind Group

    Sumber: asia.nikkei.com

    Kosuke Sogo setiap hari harus mengontrol staf-stafnya di 11 pasar. Pengawasan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana mereka turut mengembangkan perusahaan. Namun demikian ia berpikir kemajuan yang kini ia alami berkat kerja sama mereka semua. 

    Menurutnya, kesejahteraan staf adalan bagian dari daftar prioritas. Poin tersebut ia pelajari secara turun temurun dari kakek neneknya yang lebih dulu menjadi pengusaha sukses. Namun, pekerjaan yang banyak dan sibuk setiap hari membuatnya tidak memiliki kesempatan untuk berkomunikasi pada setiap stafnya. Maka dalam kesempatan untuk berlibur ia ingin masuk ke dalam kehidupan mereka. 

  3. 3 Rupam Biswas, CEO Sendhelper

    Sumber: www.entrepreneur.com

    Sebagai pendiri dari startup yang baru saja dimulai, Rupam Biswas cenderung terlibat dalam berbagai aspek bisnis. Namun hal tersebut justru menjadikan hambatan karena waktu jadi susah dibagi. Alhasil ia pun tidak dapat mengatur waktu untuk diri sendiri. 

    Ia berharap bisa meluangkan untuk bermeditasi, yoga dan berolahraga karena fisik yang sehat adalah aset yang paling penting namun juga mudah diabaikan. Dengan sederet aktivitas tersebut berharapnya bisa mengatasi stres karena pekerjaan. Sementara itu ada kalanya pula CEO Sendhelper tersebut berkunjung ke rumah orang tua untuk mendapatkan dukungan. Apabila sudah demikian energi rasanya seperti terisi kembali. 

  4. 4 Sergey Sedov, CEO Roobocash Group

    Sumber: robo.cash

    Sergey Sedov telah bekerja keras sejak startup yang ia kelola didirikan lima tahun lalu. Kini perusahaannya sudah beroperasi di tujuh negara berkat upaya anggota tim yang gigih. Aspirasinya tahun depan adalah menarik investasi untuk mendorong ekspansi pasarbaru serta meluncurkan produk teranyar. 

    Di waktu yang bersamaan, ia akan merencanakan strategi untuk mengembangkan usaha dan menghadapi tantangan besar nantinya. Tidak ada liburan yang menyenangkan selain mengelola perusahaan.                     

  5. 5 Discus Fish, CEO Cobo

    Sumber: www.zimbio.com

    Di musim liburan, hal yang nomor satu yang dihabiskan oleh CEO Cobo ini adalah belajar. Sama halnya dengan perusahaan asing yang masuk ke pasar Cina, ia lebih memilih pergi ke sana untuk mengatur strategi berikutnya. Ia mengaku senang belajar budaya. Komponen tersebut sangat berguna untuk perkembangan usaha blockchain yang ia kelola. 

    Para pebisnis memilih menghabiskan liburan dengan menenangkan pikiran sejenak dengan yoga atau menyendiri. Sementara itu ada pula yang pergi ke daerah lain sekaligus untuk menelisik pangsa pasar di sana. Meski dengan cara yang berbeda, namun mereka tetap memanfaatkan holiday season untuk kepentingan perusahaan. 


Like it? Share with your friends!

0
3 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals