10 Langkah Mengontrol Laporan Keuangan Perusahaan


0
4 shares
Spread the love
Sumber: s1Mail.com

Grapdinews.co.id – Untuk memulai bisnis, Anda perlu memikirkan beberapa aspek. Misalnya modal awal yang nantinya digunakan untuk memulai produksi, membeli alat/bahan, biaya operasional dan masih banyak lagi lainnya. Di tahap ini, mungkin pendapatan tidak begitu besar namun yang terpenting grafik harus melebihi dana. Dengan demikian seluruh pengeluaran bisa tertutupi dan diputar kembali. Sementara itu, sisanya merupakan keuntungan.

Keuntungan tersebut disebut juga dengan kas yang bisa diolah kembali, entah untuk perkembangan perusahaan, diinvestasikan atau disimpan sebagai aset. Perputaran finansial ini sangatlah penting agar bisnis menjadi lebih berkembang. Sebenarnya, suatu usaha dikatakan sukses tidak dilihat dari seberapa besar pendapatan yang diterima namun bagaimana mengolah keuntungan.

Oleh sebab itu, pemantauan keuangan secara rutin sangatlah penting untuk mengetahui pendapatan serta biaya pengeluaran setiap hari. Tanpa laba yang memadai, aliran uang tunai yang teratur dan angka penjualan kuat, bisnis tidak ada akan berhasil. Itulah sebabnya, sebagai pemilik usaha dan orang yang paling berhak mengatur setiap aspek dalam perusahaan harus meminta laporan finansial secara berkala. Berikut ini langkah yang perlu Anda lakukan!

Penyusunan laporan keuangan utama

Sumber: www.news.gatech.edu

Laporan dasar yang perlu dikerjakan oleh setiap perusahaan adalah neraca laba serta rugi. Keduanya tidak hanya sebagai indikator vital suatu usaha, tetapi juga tercatat dalam Undang-undang.

Melalui laporan tersebut dapat diketahui keadaan keuangan baik secara singkat maupun detail. Di dalamnya juga berisi perincian pengeluaran serta pemasukan setiap hari, minggu, bulan hingga tahunan, sehingga memungkinkan pemilik mudah dalam meneliti setiap hal kecil yang terjadi pada keuangan perusahaan.

Mempersiapkan saldo neraca debitur yang telah lama

Sumber: plus.google.com

Utang piutang dalam suatu usaha itu sudah biasa. Ada beberapa dari mereka yang memberikan keringanan kepada pelanggan dengan membayar setengah persen, kemudian sisanya dicicil. Atau bahkan seluruhnya hanya perlu dibayar secara bertahap.

Pada kondisi tertentu, pelanggan bisa saja meremehkan. Sementara itu perusahaan membutuhkan pemasukan setiap hari, baik untuk biaya operasional, produksi barang/jasa, gaji karyawan dan masih banyak lagi lainnya.

Dengan demikian Anda harus membuat neraca saldo debitur setiap bulan untuk melacak para pelanggan yang berhutang dan telah melewati jatuh tempo. Pengerjaan laporan ini bisa dilakukan setiap minggu atau bahkan berapa pekan sekali. Yang pasti, sebagai pemilik usaha harus sesering mungkin mengoreksi jenis laporan tersebut.

Laporan inventori

Sumber: smallbiztrends.com

Inventori masuk ke dalam proses pengolahan aset. Sebab aspek ini merekam setiap barang yang dibeli, dijual kembali atau bahkan yang masih dirawat oleh perusahaan.

Beberapa bisnis juga mneginvestasikan asetnya pada pembelian mesin, peralatan dan bahan baku. Mereka harus menyimpan catatan inventaris yang akurat. Laporan tersebut menunjukkan berapa banyak stok yang dibeli, digunakan untuk pembuatan produk, terbuang atau mana saja yang hilang dan rusak.

Melalui laporan inventori juga dapat diketahui berapa banyak dalam membeli bahan baku, kemudian memungkinkan untuk menghitung rasio input/output serta perputaran persediaan. Inventory report harus dikerjakan setiap hari, sebab pada dasarnya keluar masuknya barang juga dilakukan setiap saat. Cara ini juga bertujuan agar laporan lebih teratur, sistematis dan efisien.

Penyusunan laporan modal kerja dan rasio keuangan

Sumber: www.romania-insider.com

Aset merupakan hal paling berharga bagi perusahaan. Hal tersebut menjukkan baik harta maupun uang tunai yang dimiliki sebagai perwujudan dari keuntungan. Dengan demikian, mereka akan mengetahui seberapa amankah bisnis yang dijalankan, mampukah bertahan dalam jangka waktu lama, dan berapa jumlah kekayaan yang dimiliki.

Tim keuangan harus menyusun laporan modal kerja reguler dan perhitungan berskala dari rasio saat ini. Melalui pelaporan ini dapat diketahui berapa banyak aset yang dimiliki, dibandingkan dengan pembiayaan, serta berapa banyak aset yang bisa dikonversi dengan cepat menjadi uang tunai.

Penyusunan laporan dana dan arus kas

Sumber: www.romania-insider.com

Aliran dana dan arus kas merupakan laporan penting untuk mengetahui seberapa banyak uang cair yang masuk ke dalam bisnis. Fund statements merupakan pemasukan yang diterima oleh perusahaan baik dari investor maupun pendapatan. Sementara itu, arus kas berasal dari keuntungan yang didapat dan menunjukkan suatu aset bagi perusahaan.

Keduanya saling berhubungan, sebab aliran dana yang masuk digunakan kembali untuk proses produksi/jasa, biaya operasional, gaji karyawan serta biaya lainnya yang menunjang kegiatan dalam perusahaan. Sedangkan melalui penjualan akan diperoleh pendapatan yang kemudian diolah kembali, hingga diperoleh keuntungan bersih yang dimasukkan dalam arus kas.

Analisis overhead

Sumber: www.informa-mea.com

Hanya menyiapkan laporan keuangan saja tidak cukup. Bisnis perlu melangkah lebih jauh dari tempat semula. Pengelolaan tidak hanya menghitung seberapa besar pendapatan dan keuntungan yang didapat, tetapi juga menjangkau seluruh detail aspek yang kerap kali ditinggalkan.

Anda juga perlu memeriksa biaya sewa, pemasaran, gaji dan lain-lain. Pastikan semuanya berjalan lancar dan terkendali, atau apakah justru biaya-biaya tersebut dapat menurunkan profitabilitas perusahaan.

Analisis biaya pemasaran

Sumber: www.informa-mea.com

Sebagai salah satu strategi bisnis, pemasaran masuk ke dalam poin penting. Perusahaan harus memiliki tim khusus yang memasarkan dan mengatur startegi marketing agar tepat sasaran. Mempromosikan produk bertujuan untuk mengenalkannya kepada calon konsumen, sehingga mereka bisa tertarik dan membelinya.

Akan tetapi hanya dengan mempromosikan saja tidak cukup. Anda perlu memikirkan bagaimana strategi pemasaran yang lain dari pesaing, terutama di tengah kompetisi ketat. Semua itu membutuhkan biaya tidaklah sedikit.

Oleh sebab itu, mereka harus menyiapkan anggaran khusus untuk pemasaran. Nantinya dibuat laporan keuangan tersendiri yang mencatat seberapa banyak biaya yang dihabiskan untuk iklan, lantas biaya transportasi tim mempromosikan produk hingga ke beberapa daerah, hingga keseimbangan antara pengeluaran untuk marketing dengan pendapatan yang masuk.

Analisis sumber daya manusia

Sumber: www.bsm.ac.th

Sumber daya manusia adalah sekelompok orang yang bisa mewujudkan tujuan perusahaan. Perusahaan harus benar-benar memilih orang tepat untuk kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok/departemen. Masing-masing bidang tersebut akan meng-handle jobdesk berbeda namun dalam satu visi yakni keberhasilan bersama.

Kegiatan sumber daya manusia ini juga harus dipantau, kemudian dimasukkan dalam pelaporan keuangan khusus SDM. Adapun yang perlu dicatat yakni tentang berapa tingkat turnover karyawan, sebab apabila menunjukkan angka tertinggi maka perusahaan bisa menghabiskan banyak biaya untuk rekruitmen baru. Kemudian juga pengeluaran untuk pelatihan karyawan baru, keberangkatan staf untuk business trip dan masih banyak lagi lainnya.

Perusahaan sebisa mungkin untuk tidak terlalu gegabah dalam rekruitmen. Mereka perlu meneliti calon tenaga kerja mana yang cocok dengan kriteria dan memiliki komitmen serta kekonsistenan. Sebab jika tidak justru akan rentan pengunduran diri secara besar-besaran, sehingga mereka juga perlu menyiapkan banyak biaya untuk itu, seperti pesangon dan pengeluaran untuk rekruitmen selanjutnya.

Pembuatan dashboard

Sumber: www.bsm.ac.th

Dalam praktiknya, penting juga bahwa tim keuangan menyiapkan dashboard harian, mingguan, bulanan dan tahunan untuk menjaga agar semua yang berkepentingan seperti investor dan pemegang modal lainnya mendapatkan informasi tentang kemajuan keuangan perusahaan.

Analisis harus dilakukan secara teratur, sebab uang berputar setiap harinya. Hal-hal yang perlu diteliti dalam pelaporan yaitu bagaimana indikator keuangan dibandingkan dengan bulan lalu atau kuartal terakhir, apa saja faktor-faktor yang berperan dalan kenaikan dan penurunan pendapatan serta keuntungan. Melalui laporan ini akan diketahui kemajuan dan risiko apa saja yang akan dihadapi oleh perusahaan, sehingga bisa diambil langkah antisipasi terlebih dahulu.

Analisis kompetitif

Sumber: www.investopedia.com

Tingginya tingkat persaingan membuat perusahaan berbondong-bondong membuat inovasi terbaru. Kompetensi yang begitu kuat menjadikan mereka harus selalu memiliki ide yang dapat mencuri perhatian konsumen. Selain hal tersebut, kondisi keuangan juga perlu diperhatikan untuk kemudian dibandingkan dengan pesaing.

Membandingkan indikator keuangan tersebut berguna dalam mengetahui bagaimana perkembangan bisnis di masa yang akan datang. Mungin saja pesaing telah mampu mengendalikan biaya dan meningkatkan pendapatan, sementara Anda belum. Jika demikian, maka perlu belajar dengan cepat dan mengejar ketertinggalan untuk bertahan di tengah persaingan sengit.

Kesimpulannya, pemantauan laporan keuangan memainkan peran penting untuk memastikan bahwa setiap keputusan telah diambil dengan langkah tepat. Pelaporan yang akurat dan analisis keuangan teratur memiliki kontribusi yang paling besar untuk perkembangan usaha. Maka kini tidak ada alasan untuk tidak mengontrol financial report.

 


Like it? Share with your friends!

0
4 shares

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Indahhikma

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals